KUPANG-Setidaknya ratusan warga tiga kabupaten di Flores, menerima donasi berupa paket sembako dari organisasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi NTT. Pada 3-5 Oktober kemarin, Ketua PSMTI NTT, Hengky Lianto bersama Sekretaris, Abimanyu Wibowo dan Sony Tamara selaku bendahara, datang ke Kabupaten Manggarai Timur tepatnya di Desa Nanga Labang Kecamatan Borong. Lokasi kedua yang dikunjungi yakni Kabupaten Ngada. Di Ngada, tim PSMTI NTT menyerahkan paket bantuan sembako kepada ratusan warga di empat desa, masing-masing Desa Watutoe, Desa Leko Goko, Desa Kisanata dan Desa Ngora Lego.
Tak hanya itu, tim ini pun bergerak lagi ke desa Ladolima Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo.
Jalan yang curam dan bebatuan, cukup menantang tim ini untuk menjumpai warga di lokasi-lokasi yang sudah dipetakan. Ada tim survei bentukan PSMTI NTT yang lebih dahulu melakukan penjajakan terhadap lokasi tujuan. Dan lokasi yang disasar adalah desa yang jarang mendapatkan perhartian dari donatur lain.
Kepada media ini di Kupang. Beberapa saat yang lalu, Sony Tamara menjelaskan bahwa “Sumbangan ini adalah bentuk perhatian dan keprihatinan dari pengurus serta anggota PSMTI NTT. Kami mengumpulkan donasi dari teman-teman lalu membelanjakan kebutuhan pokok warga terdampak bencana Flores sehingga mereka kita beri bantuan yang diserahkan langsung ke lokasi,”demikian Sony Tamara.
Lebih jauh pengusaha senior NTT ini menjelaskan bahwa dalam penyerahan bantuan, tim PSMTI NTT selalu melibatkan aparat pemerintah desa setempat. Hal ini untuk mengurangi terjadinya konflik di lapangan serta menjaga agar donasi yang diberikan tepat sasaram sesuai data yang diberikan oleh pihak desa.
“Kami ingin agar bantuan ini tepat sasaran dan minim konflik sehingga kami selalu melibatkan pemerintah desa. Syukur karena kepala desanya ikut dan bersama-sama kami hampir di semua titik,”tegas Sony menambahkan ada respon baik dari penerima bantuan.
“Mereka memberi kesaksian bahwa PSMTI NTT memberi donasi yang lumayan karena memang kita memberi setiap KK itu 10 Kg beras, lalu satu rak telur, ada peralatan mandi seperti sabun dan sebagainya. Mereka sangat senang karena donasi ini sangat berarti, apalagi sampai saat ini banyak yang belum menetap di rumahnya karena masih ada gempa susulan,”ujar Sony.
Hal senada disampaikan Abimanyu Wibowo, yang mengurai bahwa kondisi warga yang masih menetap di pengungsian mengakibatkan kehidupan mereka belum berjalan normal.
“Masih ada gempa susulan dan mulai ada yang sakit. Amatan kami, sudah sepatutnya rehabilitasi bangunan menjadi prioritas,”tegas Abimanyu.
Ketua PSMTI NTT, Hengky Lianto, dalam setiap perkunjungan, menyampaikan bahwa donasi ini adalah wujud cinta kasih serta kepedulian, senasib dan sepenanggungan dari pengurus maupun anggota PSMTI NTT kepada warga yang terdampak gempa dan masih di pengungsian.
“Kedatangan kami kesini tak lain untuk saling mensupport agar bapa mama tetap kuat. Terus membangun hubungan dengan Tuhan karena hari-harinya sudah semakin dekat. Bantuan ini sedikit namun kami harapkan kiranya meringankan beban bapa mama skalian,”ujar Hengky sambil meminta agar mereka selalu mendekatkan diri pada Tuhan. (BOY)






