KUPANG—Sebuah tim kecil yang dibentuk oleh Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI), Kamis (27/8/2026) turun langsung ke tiga kabupaten di daratan Flores. Ketiga Kabupaten itu yakni Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo. Adapun lokasi-lokasi yang dikunjungi dan bantuan yakni:
- Manggarai Timur (Kelurahan Kisol 20 paket, Desa Nangga Labang-Borong 15 paket Kelurahan Ranaloba-Borong, 35 paket)
- Kabupaten Ngada (Desa Watulajar-Riung, 15 paket)
- Kabupaten Nagekeo (Desa Woko Dekororo-Nangaroro, 15 paket)
Kedatangan mereka kesana membawa serta bantuan dan diserahkan ke para korban di titik-titik yang sudah disiapkan.
Data yang diterima media ini menyebutkan, Team Volunteer FGBMFI ini antara lain RVP Leopoldo Anang (Team Coordinator), RVP Krissantus Fulbertus, National Supervisory Board, Hengky Lianto, Bayu Budiarso sebagai regional secretary dan Dedy Tanjung yang adalah seorang chapter president FGBMFI di NTT.
Tim ini ke lokasi tiga kabupaten, membawa serta bantuan sebanyak 100 pax. Adapun rincian bantuan itu yakni:
– 10 Kg beras
– 2 liter minyak goreng Bimoli
– 2 kg gula pasir
– 1 papan telur (30 butir)
– 1 tube pasta gigi
– 1 batang sikat gigi
Kedatangan tim ini disambut penuh sukacita oleh warga di beberapa pengungsian. Yang didatangi adalah lokasi-lokasi terparah yang belum pernah dilayani oleh para donatur.
Dalam pengantarnya, Leopoldo Anang sebagai koordinator menyampaikan bahwa kedatangan tim FGBMFI ini untuk membawa bantuan yang merupakan donasi dari member FGBMFI baik di NTT maupun Indonesia. Pasalnya, saat ini FGBMFI Indonesia juga ikut mensupport dengan menggalang donasi untuk membantu para korban gempa Flores.
Hal senada ditambahkan Hengky Lianto sebagai seorang tokoh senior FGBMFI NTT. Dia berharap semoga bantuan ini sedikit meringankan beban warga korban bencana.
“Jangan dilihat dari jumlahnya, melainkan manfaat bantuan ini. Kita semua bersyukur karena Tuhan masih memberi kita waktu bertemu dan berbagi. Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban yang bapak ibu alami. Kami doakan agar bapak ibu selalu kuat dalam Tuhan,”tegasnya.
Sementara regional secretary, Bayu Budiarso menambahkan, bantuan yang diserahkan ini adalah bantuan tahap awal dan masih akan ada bantuan susulan. Pasalnya, saat ini masih terus dilaksanakan penggalangan dana oleh organisasi.
Diberitakan sebelumnya, FGBMFI adalah jaringan persekutuan internasional yang beranggotakan para pengusaha, profesional dan kaum awam yang berasal dari berbagai latar belakang denominasi di Indonesia.
Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan berdasarkan surat resmi yang diterbitkan oleh National Office FGBMFI Indonesia No: 104 perihal ‘Pemberitahuan perihal pengumpulan donasi untuk korban gempa di NTT’ yang ditujukan kepada seluruh anggota FGBMFI Indonesia.
“Sehubungan dengan terjadinya bencana alam gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 15 Agustus 2026 yang mengakibatkan banyak kerusakan infrastruktur dan korban jiwa, kami memberikan kesempatan kepada bapak ibu yang tergerak hatinya untuk membantu para korban bencana alam berupa sumbangan…,”demikian surat yang ditandatangani Dalie Sutanto sebagai National President FGBMFI Indonesia, Vincent Wijaya selaku NEVP Departement A FGBMFI Indonesia dan Hardy Wijaya sebagai NDD ALLS FGBMFI Indonesia. Adapun donasi ini dibuka hingga 31 Agustus 2026 pada rekening yang sudah ditetapkan.
Menindaklanjuti surat itu, maka Regional Board FGBMFI NTT langsung ,membentuk tim kecil yang dikoordinir oleh Leopoldo Anang (RVP Dept B), Krissantus Fulbertus (Wakil koordinator/RVP Dept A), Sekretaris Herry Susanto (RD NTT), wakil sekretaris Rudy Rikoni (FR NTT), bendahara Sugiarto Laynardi (RGT NTT), dan wakil bendahara Yosef Lukman (FR NTT). Tim kecil ini diperkuat dengan keputusan dari FGBMFI Regional NTT dengan nomor 024 tentang koordinator penggalangan dana tali kasih bagi korban gempa Flores. Surat ini ditandatangani J. Don Putra Gotama sebagai NTT Regional President dan Bayu Budiarso sebagai Regional Secretary. (STENLY BOYMAU)






