KUPANG—Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) atau jaringan persekutuan internasional yang beranggotakan para pengusaha, profesional dan kaum awam yang berasal dari berbagai latar belakang denominasi di Indonesia, ikut peduli pada korban bencana Flores, 15 Agustus 2026 lalu. Kepedulian ini dibuktikan dengan dilaksanakan sebuah spontanitas kemanusiaan.
Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan berdasarkan surat resmi yang diterbitkan oleh National Office FGBMFI Indonesia No: 104 perihal ‘Pemberitahuan perihal pengumpulan donasi untuk korban gempa di NTT’ yang ditujukan kepada seluruh anggota FGBMFI Indonesia.
“Sehubungan dengan terjadinya bencana alam gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 15 Agustus 2026 yang mengakibatkan banyak kerusakan infrastruktur dan korban jiwa, kami memberikan kesempatan kepada bapak ibu yang tergerak hatinya untuk membantu para korban bencana alam berupa sumbangan…,”demikian surat yang ditandatangani Dalie Sutanto sebagai National President FGBMFI Indonesia, Vincent Wijaya selaku NEVP Departement A FGBMFI Indonesia dan Hardy Wijaya sebagai NDD ALLS FGBMFI Indonesia. Adapun donasi ini dibuka hingga 31 Agustus 2026 pada rekening yang sudah ditetapkan.

Foto. Dok
Menindaklanjuti surat itu, maka Regional Board FGBMFI NTT langsung ,membentuk tim kecil yang dikoordinir oleh Leopoldo Anang (RVP Dept B), Krissantus Fulbertus (Wakil koordinator/RVP Dept A), Sekretaris Herry Susanto (RD NTT), wakil sekretaris Rudy Rikoni (FR NTT), bendahara Sugiarto Laynardi (RGT NTT), dan wakil bendahara Yosef Lukman (FR NTT). Tim kecil ini diperkuat dengan keputusan dari FGBMFI Regional NTT dengan nomor 024 tentang koordinator penggalangan dana tali kasih bagi korban gempa Flores. Surat ini ditandatangani J. Don Putra Gotama sebagai NTT Regional President dan Bayu Budiarso sebagai Regional Secretary.
Regional Presiden FGBMFI NTT, Johannes Don Putra Gotama, kepada Mediatorkupang.com, -baru ini membenarkannya. Menurut pengusaha senior NTT ini, sepenanggungan dalam suka maupun duka sudah menjadi filosofi dalam pelayanan organisasi yang dipimpinnya.
“Sesuai ajaran Yesus sang guru agung kita, yakni kasih diatas segalanya. Kami merasa prihatin dan ikut peduli terhadap bencana kemanusiaan yang menimpa saudara-saudara kita di Flores. Kami ikut menderita bersama mereka, sehingga melalui sedikit donasi ini, kami mau berbagi,”tegas founder Subasuka Group ini sembari berharap agar saudara-saudara yang terkena bencana tidak melihat dari jumlah melainkan niat hati untuk berbagi.
“Semoga pemberian ini sedikit meringankan beban yang teramat berat ini,”ungkapnya menambahkan, ada tim yang dipimpin oleh Leopoldo Anang sebagai ketua tim, Rabu (26/8) pagi ini akan berangkat menuju ke Flores-Bajawa untuk menyerahkan bantuan tersebut. Leopoldo tak sendiri, melainkan hadir juga Krissantus Fulbertus sebagai regional vice president, serta Bayu Budiarso sebagai regional secretary. (STENLY BOYMAU)






