KUPANG—Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan kepeduliannya terhadap bencana gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Nagekeo dan mengakibatkan ribuan warga di kabupaten tetangga mengungsi serta sekira 170-an meninggal.
Sebagai bukti, pada 3-5 Oktober 2026 kemarin, sebuah tim kecil berkunjung ke tiga kabupaten di Pulau Flores. Tim itu dipimpin oleh Ketua PSMTI NTT, Hengky Lianto, Abimanyu Wibowo sebagai sekretaris dan Sony Tamara yang adalah bendahara organisasi.
Akhir pekan kemarin, tim kecil ini datang ke tiga kabupaten masing-masing Kabupaten Manggarai Timur di Desa Nanga Labang Kecamatan Borong. Disana mereka disambut secara kekeluargaan oleh kepala desa setempat beserta warga yang sudah menanti.
Sebuah truk penuh berisi barang-barang donasi seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, peralatan mandi seperti sikat gigi dan pasta gigi sudah lebih dahulu tiba disana dan membongkar muatannya. Tak lama setelah tim tiba, donasi pun langsung diserahkan ke warga terdampak bencana. Mereka umumnya masih menetap di pengungsian karena selalu ada gempa susulan dalam magnitudo yang sedang.
Dalam sapaannya, kepala desa Nanga Labang Simplisius Abi Wagut menyampaikan terimakasih tak terhingga kepada PSMTI NTB yang sudah ikut peduli dan berbagi kasih dengan mereka.
“Kita tidak saling kenal namun kasih dari Tuhanlah yang mengajarkan kita untuk ikut peduli. Karenanya kami atas nama warga sangat berterima kasih atas kepeduliannya,”tegasnya.

Tak lama disana, mereka pun bergeser ke lokasi berikut yakni di Aimere, Kabupaten Ngada. Lokasi yang mereka datangi yakni Desa Watutoe, Desa Lekogoko, Desa Kisanata dan Desa Ngora Kego.
Tim ini pun menyusuri jalan penuh liku dan bebatuan, menembus medan berat untuk mencapai Kabupaen Nagekeo. Di kabupaten ini, tim mengunjungi warga yang sudah menanti di Desa Ladolima Kecamatan Keo Tengah.
Ketua PSMTI NTT, Hengky Lianto, atas nama pengurus PSMTI NTB, menyerahkan bantuan kepada ratusan warga penerima donasi. Dalam sapaannya, Hengky, pengusaha senior NTT ini menyampaikan bahwa donasi ini adalah wujud cinta kasih serta kepedulian, senasib dan sepenanggungan dari pengurus maupun anggota PSMTI NTB kepada warga NTT.
“Kedatangan kami kesini tak lain untuk saling mensupport agar bapa mama tetap kuat. Terus membangun hubungan dengan Tuhan karena hari-harinya sudah semakin dekat. Bantuan ini sedikit namun kami harapkan kiranya meringankan beban bapa mama skalian,”ujar Hengky menambahkan “Saya mau titip pesan agar bapak ibu selalu mendekatkan diri pada Tuhan. Dan bagi kita sekalian agar saling mengasihi serta berpegang teguh pada iman kepada Tuhan. Selalu membaca Firman Tuhan dan mengenal Dia lebih dekat,”
Kepada media ini di Kupang, Selasa (6/10), Abimanyu Wibowo menegaskan bahwa kedatangan mereka disambut hangat warga setempat. Mereka bersukacita karena ada perhatian lebih dari PSMTI kepada mereka.
Kondisi warga memang sangat memprihatinkan karena bangunan-bangunan mereka nyaris tidak dapat dipergunakan lagi. Hanya bangunan tradisional saja yang bertahan, selain itu banyak yang roboh.
“Mereka masih di pengungsian sehingga butuh perhatian lebih, apalagi virus-virus lama yang sempat hilang kini muncul lagi. Ini karena mereka berkelompok di tenda sehingga virusnya cepat menyebar. Disarankan kepada pemerintah agar yang mesti diprioritaskan sekarang adalah pemukiman mereka,”ujar notaris ini.

Hal senada disampaikan oleh Sony Tamara.
“Kami membawa donasi ini sebagai bukti keprihatinan dan ikut sepenangungan dengan saudara-saudara kita di Flores,”tegasnya menambahkan, ada sebuah tim kecil yang dibentuk untuk mengidentifikasi warga terdampak gempa yang tidak terjangkau bantuan.
“Tim ini melakukan survei sehingga ditemukanlah lokasi-lokasi ini. Kami datangi mereka satu persatu titik dan menyerahkan donasi dari teman-teman di NTB. Warga sangat bersukacita karena baru mendapat bantuan. Kami pesan, bantuan ini tidak seberapa, semoga sedikit meringankan beban mereka,”ujar Sony. Diakui, kedatangan mereka kesana mendapat respon positif dari warga. Mereka sangat berterima kasih kepada organisasi PSMTI NTB yang sudah datang kesana dan mau memperhatikan mereka. (BOY)






