KUPANG —Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., menerbitkan kebijakan agar mahasiswa memanfaatkan waktu di perpustakaan sekurang-kurangnya 300 jam dalam satu semester. Langkah ini ditujukan untuk membekali ribuan mahasiswa baru mengenai tata cara pemanfaatan layanan literasi fisik maupun digital, sekaligus menyediakan ruang kuliah tambahan dan fasilitas modern guna memperkuat ekosistem akademik yang adaptif dan nyaman.
Menindaklanjuti kebijakan itu, maka kini Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Undana menggelar kegiatan Pendidikan Pemustaka bagi mahasiswa baru angkatan 2026/2027 yang dirangkaikan dengan Gerakan Literasi Cendana di Gedung UPT Perpustakaan Undana, Kupang, mulai Senin (14/9/2026) hingga 24 September mendatang. Program ini dijadwalkan setiap hari Senin, Rabu, dan Kamis.
Pembekalan Literasi Digital dan Fasilitas Penunjang
Pelaksanaan Pendidikan Pemustaka dilakukan secara bertahap. Setiap program studi mengirimkan 20 perwakilan mahasiswa yang kemudian digabungkan ke dalam kelas-kelas berkapasitas sekitar 60 orang dari tiga program studi berbeda. Dalam sesi ini, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai prosedur peminjaman buku, akses koleksi digital seperti e-book dan jurnal elektronik, hingga pemanfaatan ruang referensi untuk menunjang perkuliahan dan tugas akhir. Perpustakaan juga menyediakan ruang komputer, jaringan Wi-Fi gratis, serta ruang diskusi.
Kepala UPT Perpustakaan Undana, Dr. Ir. Silvester Tena, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kehadiran perwakilan mahasiswa baru ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak literasi bagi rekan-rekan mereka.
“Karena mahasiswa baru ini menjadi corong informasi bagi 7 ribuan mahasiswa baru lainnya. Jadi kalau mereka yang menjadi sponsor untuk datang ke perpustakaan, saya yakin pasti pengunjung akan semakin hari semakin banyak,” ungkap Dr. Silvester.
Ia juga mengimbau para peserta untuk memaksimalkan seluruh sarana yang ada. “Harapan untuk adik-adik peserta, karena mereka ini mahasiswa baru, jadi mereka bisa memanfaatkan semua fasilitas yang ada di pustakaan dengan baik. Baik itu peminjaman buku, terus penggunaan elektronik e-book, elektronik jurnal, dan juga ada ruang komputer yang mereka bisa pakai kalau mereka tidak punya laptop. Jaringan wifi juga tersedia secara gratis, kemudian ruang diskusi juga kita sediakan,” pesannya.
Penyiapan Ruang Kuliah FKKH dan Rencana Cafe Library
Di sela-sela kegiatan, Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., hadir meninjau langsung kondisi Gedung UPT Perpustakaan guna memantau aktivitas pengunjung dan mengecek sarana yang rencananya dialokasikan sebagai ruang kuliah tambahan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH). Peningkatan kapasitas internet, ketersediaan LCD, serta ruang diskusi kelompok kecil ditargetkan siap agar mahasiswa FKKH dapat menggunakannya mulai pekan depan.
“Kami melihat fasilitas, kemudian aktivitas pengunjung perpustakaan. Ini ada rencana kami untuk menyiapkan satu kelas baru bagi mahasiswa FKKH,” ujar Prof. Jefri.
Prof. Jefri menekankan agar ketertiban, kebersihan, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) perpustakaan tetap dipatuhi di tengah penambahan fungsi ruangan. “Teman-teman di sini sudah sering melayani kunjungan. Kurang lebih ratusan pengunjung per hari. Itu tinggal diatur saja bagaimana kalau misalnya ada tambahan pengunjung, dalam hal ini mahasiswa FKKH, mereka bisa diarahkan untuk menggunakan sarana dan prasarana sesuai dengan aturan atau SOP yang berlaku di perpustakaan,” tegasnya.
Selain penyiapan ruang kuliah, Undana juga merancang pembangunan fasilitas penunjang modern berupa Cafe Library yang mulai dibangun pada tahun ini. Fasilitas ini diharapkan dapat segera rampung sehingga mahasiswa dapat belajar dalam suasana yang lebih santai. (Audc/RLS/UNDANA/BOY)






