Undana Tuan Rumah FKJKI dan Kongres HKI 2026: Kolaborasi Menuju Akreditasi Internasional Prodi Kimia

Pendidikan628 Dilihat

KUPANG — Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Ketua Jurusan Kimia Indonesia (FKJKI) Pertemuan Nasional sekaligus Kongres Himpunan Kimia Indonesia (HKI) Tahun 2026. Kegiatan berskala nasional yang diselenggarakan secara hybrid ini dibuka langsung oleh Rektor Undana di Aula Drs. Urias Bait, Rektorat Undana, Penfui, Kupang, pada Selasa (8/9/2026).

Penyelenggaraan forum strategis ini ditujukan untuk memperkuat kolaborasi akademis serta meningkatkan mutu Program Studi Kimia dan Pendidikan Kimia di seluruh Indonesia. Langkah ini dinilai strategis guna mendorong pencapaian akreditasi unggul LAMSAMA dan akreditasi internasional seperti ASIIN serta Royal Society of Chemistry (RSC), sekaligus menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri global.

Sinergi Kelembagaan dan Partisipasi Perguruan Tinggi Nasional

Pertemuan nasional ini dihadiri oleh jajaran pejabat kementerian, BRIN, lembaga akreditasi, hingga pengurus organisasi profesi kimia tingkat nasional. Meskipun dilaksanakan di tengah tantangan bencana alam dan kendala penerbangan nasional, sebanyak 65 Ketua Program Studi Kimia dan Pendidikan Kimia dari berbagai PTN dan PTS se-Indonesia berpartisipasi aktif, baik secara luring maupun daring.

Penyelenggaraan acara ini turut menggandeng Universitas Timor dan Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) sebagai co-host. Kolaborasi antarperguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memajukan mutu pendidikan tinggi, kualitas penelitian, dan profesi kimia di kawasan.

Baca Juga  Satuan Menwa UPG 45 Kupang Segera Hidup Kembali, Rektor Ingin Ciptakan Mahasiswa Berkarakter Pemimpin

Rektor Undana menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Undana, sekaligus menyampaikan keprihatinan mendalam kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Secara khusus, pimpinan universitas mengapresiasi keunggulan rekam jejak akademis serta kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kimia, baik di Fakultas Sains dan Teknik (FST) maupun Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Undana.

Institusi terus berikhtiar mendukung pengembangan laboratorium, penyediaan peralatan riset yang memadai, serta peningkatan kualifikasi SDM secara berkelanjutan. Kolaborasi bersama HKI dan FKJKI dinilai menjadi kunci utama dalam membesarkan dan meningkatkan mutu program studi kimia di Undana.

Arah Kebijakan Organisasi dan Pemilihan Kepemimpinan HKI

Kongres HKI 2026 dirancang sebagai ajang perumusan arah kebijakan strategis pengembangan disiplin ilmu kimia nasional dan wahana silaturahmi akademis. Pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk memilih kepemimpinan HKI periode baru yang mengandalkan kerja kolektif dan kolaboratif.

Kepemimpinan organisasi yang solid diharapkan mampu membawa HKI berkontribusi secara nyata bagi pengembangan pendidikan, riset, dunia profesi, serta pembangunan nasional. Sinergi ini ditujukan agar disiplin ilmu kimia memiliki daya tawar yang kuat di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga  Undana Gandeng PNK dan Politani Kupang Demi Kelancaran UTBK 2026

Forum FKJKI difokuskan pada perluasan akses riset dan inovasi melalui skema pendanaan serta peningkatan kompetensi tenaga laboratorium melalui sertifikasi profesi. Langkah ini diambil untuk memastikan relevansi para lulusan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri modern.

Semangat forum nasional ini berjalan selaras dengan visi Undana sebagai World Class, Locally Relevant University. Konsep ini menegaskan komitmen Undana dalam membangun pendidikan kimia berstandar global yang tetap berakar pada pemenuhan kebutuhan masyarakat dan daerah.

 

Ajang Silaturahmi Akademik dan Penggerak Utama Modernisasi Pendidikan Tinggi Kimia

Inisiatif kolaborasi nasional ini mendapatkan penegasan dari Rektor Undana, Ketua Umum HKI, serta Ketua Panitia Penyelenggara.

“Dari proses panjang ini kita belajar bahwa untuk menjadi besar, makin baik, dan makin berkualitas, kolaborasi adalah kunci paling penting. Kami sangat berterima kasih kepada Himpunan Kimia Indonesia (HKI) dan FKJKI yang selama ini konsisten mendukung perkembangan prodi-prodi kimia di Undana,” tegas Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng.

Baca Juga  Tim PKM Undana Latih Peternak Baumata Siasati Kelangkaan Pakan dan Limbah Ternak

“Selain menjadi ajang silaturahmi akademik, pertemuan nasional dan Kongres HKI ini menjadi momentum untuk merumuskan arah kebijakan serta pengembangan bidang kimia di Indonesia. Sekaligus, kita akan memilih kepemimpinan HKI yang mengandalkan kerja kolektif kolaboratif agar mampu membawa organisasi ini semakin maju dan berkontribusi nyata bagi pendidikan, penelitian, profesi, serta pembangunan nasional,” ungkap Ketua HKI periode berjalan, Prof. Dr. Adi Darmawan, S.Si., M.Si., Ph.D.

“Melalui pertemuan ini, kita bersama-sama mendorong pencapaian akreditasi unggul, baik melalui LAMSAMA maupun akreditasi internasional seperti ASIIN dan Royal Society of Chemistry (RSC). Selain itu, forum ini bertujuan memperluas akses riset dan inovasi melalui skema pendanaan, meningkatkan kompetensi tenaga laboratorium lewat sertifikasi, serta memperkuat relevansi lulusan dengan dunia kerja,” jelas Ketua Panitia, Prof. Dr. Febri Odel Nitbani, S.Si., M.Si.

Keterisolasian program studi dari jejaring akademis nasional berisiko menghambat peningkatan mutu pendidikan, akreditasi, dan relevansi lulusan perguruan tinggi di daerah. Tanpa adanya kolaborasi strategis dalam pemanfaatan fasilitas riset, sertifikasi laboratorium, dan penyelarasan kurikulum berstandar internasional, kualitas pendidikan kimia di tingkat lokal berpotensi tertinggal dari dinamika global. (Ref/RLS/UNDANA/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan