Undana Sosialisasi Aplikasi Sinergi, Tingkatkan Efisiensi Pengelolaan Kinerja dan Remunerasi Terintegrasi

Pendidikan437 Dilihat

KUPANG — Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar sosialisasi Sistem Informasi Kinerja dan Remunerasi Terintegrasi (Sinergi) di Aula Drs. Urias Bait, Lantai 3 Rektorat Undana, Kupang, pada Kamis (3/9/2026). Platform digital Sinergi dirancang sebagai sistem terpadu untuk memotret pencapaian kinerja sekaligus menjadi dasar utama pembayaran remunerasi bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan kampus.

 

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri secara langsung oleh jajaran pimpinan di lingkungan Undana, mulai dari tingkat Rektorat, Dekanat, Kepala Lembaga, hingga Kepala Unit Kerja. Kehadiran platform ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola kampus yang transparan, efektif, dan efisien demi mengakselerasi target Undana menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) pada tahun 2028.

Transisi Sistem Kinerja dan Penetapan Periode Evaluasi

Penggunaan aplikasi Sinergi secara resmi menggantikan keberadaan platform lama seperti Siremun dan E-Kin. Mulai pengukuran periode Januari hingga September Tahun 2026 dan selanjutnya, seluruh pencapaian kinerja pegawai serta skema pembayaran hak remunerasi sepenuhnya didasarkan pada data yang terekam secara terintegrasi di dalam aplikasi Sinergi.

 

Proses pengukuran dan penetapan remunerasi melalui sistem baru ini memerlukan tahapan verifikasi dan validasi (verval) data selama 10 hingga 14 hari. Jangka waktu tersebut dialokasikan agar seluruh data pendukung yang masuk dapat diverifikasi secara presisi demi menjamin sistem berjalan secara optimal.

Baca Juga  Undana Libatkan Mahasiswa dalam Bedah Anggaran dan Kinerja

“Sistem informasi kinerja dan remunerasi ini dilakukan secara integratif untuk menjawab efisiensi dan efektivitas sistem informasi yang ada. Aplikasi Sinergi hadir sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam mewujudkan visi dan misi kepemimpinan Undana. Tidak ada lagi aplikasi lama seperti Siremun atau E-Kin, sekarang semuanya beralih ke Sinergi. Pengukuran kinerja dipotret dari platform ini dan menjadi dasar pembayaran remunerasi. Untuk itu, kita butuh waktu verifikasi dan validasi (verval) sekitar 10 hingga 14 hari agar sistem berjalan optimal,” tegas Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng.

Kemudahan Akses Single Sign-On dan Aksesibilitas Sistem

Aplikasi Sinergi menawarkan kemudahan akses melalui mekanisme Single Sign-On (SSO) yang memangkas kerumitan sistem lama. Pengguna kini tidak perlu menggunakan banyak akun atau menghafal banyak kata sandi, melainkan cukup menggunakan alamat email resmi Undana (@undana.ac.id) untuk mengakses seluruh fitur layanan di dalam platform.

Untuk mengakses sistem, seluruh dosen dan pegawai dapat masuk melalui laman resmi sinergi.undana.ac.id. Proses login dilakukan menggunakan Nomor Induk Pegawai (NIP) atau alamat email beserta kata sandi yang sebelumnya telah digunakan pada aplikasi Siremun.

Transparansi 945 Indikator Kinerja dan Bukti Pendukung Data

Arsitektur platform Sinergi mengakomodasi sebanyak 945 indikator kinerja yang terdistribusi secara transparan dari Level 1 (Rektor) hingga Level 4 (Dosen dan Staf). Setiap indikator telah dilengkapi dengan kepastian syarat bukti dukung yang wajib diunggah oleh setiap pegawai ke dalam sistem.

Baca Juga  Undana Kokoh di Panggung Nasional, Raih Anugerah Diktisaintek 2025

“Platform ini mengakomodasi 945 indikator kinerja yang terdistribusi transparan dari Level 1 (Rektor) hingga Level 4 (Dosen/Staf), lengkap dengan kepastian syarat bukti dukung yang harus diunggah… Sistem ini mengintegrasikan keragaman struktur birokrasi di Undana (3 hingga 5 level kedalaman) agar penurunan tugas (cascading) dari pimpinan ke bawahan berjalan adil dan terukur,” jelas Pengelola Sistem Sinergi, Dominirsep Dodo, S.K.M., M.P.H.

Pengintegrasian ini dirancang secara comprehensible oleh UPT TIK Undana dengan menyederhanakan proses entri data dukung. Penyederhanaan formulir data bertujuan agar proses verifikasi dan validasi data oleh tim penilai dapat berlangsung lebih cepat dan presisi.

Penyesuaian Kedalaman Struktur dan Distribusi Cascading

Aplikasi Sinergi mampu menyesuaikan keragaman kedalaman struktur birokrasi di lingkungan Undana yang berkisar antara 3 hingga 5 level kedalaman. Penyesuaian ini memastikan proses penurunan tugas (cascading) dari tingkat pimpinan hingga bawahan dapat berjalan secara adil, terukur, dan terstruktur.

Melalui integrasi kedalaman organisasi tersebut, penyelarasan program kerja di tingkat universitas dapat diturunkan secara langsung menjadi beban kerja individu. Hal ini memudahkan pemantauan ketercapaian target institusi secara real-time.

Pemerataan Indikator Kinerja Jabatan Pegawai

Platform Sinergi menjamin keadilan peran dan penugasan bagi seluruh elemen pegawai di lingkungan kampus. Sistem ini memastikan dosen dengan tugas tambahan, dosen biasa, maupun tenaga kependidikan mendapatkan porsi Indikator Kinerja Jabatan (IKJ) yang sesuai dengan unit kerjanya masing-masing.

Baca Juga  Rektor Undana dan Unwira Tandatangan Kerjasama, Bangun SDM Dosen-Mahasiswa

Dengan pembagian indikator yang proporsional, setiap pegawai memiliki porsi tanggung jawab yang jelas. Penilaian kinerja objektif ini menjadi tolok ukur utama dalam menentukan besaran remunerasi yang diterima oleh setiap individu. Penerapan aplikasi Sinergi menjadi bentuk pertanggungjawaban kepemimpinan Undana dalam meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pengoperasian sistem informasi kinerja pegawai.

Tim SAKIP Undana yang terdiri dari Dosen dan Tenaga Kependidikan

“Sistem ini kita rancang lebih comprehensible dan terintegrasi penuh menggunakan akun email resmi Undana (@undana.ac.id). Pengguna tidak perlu lagi memegang banyak akun atau menghafal banyak kata sandi seperti pada aplikasi terdahulu. TIK Undana juga menyederhanakan entri data dukung agar proses verifikasi dan validasi dapat berjalan lebih cepat dan presisi,” ujar Kepala UPT TIK Undana, Arfan Y. Mauko, S.Kom., M.Cs.

Penggunaan aplikasi pengelolaan kinerja yang terfragmentasi dan belum terintegrasi berisiko memicu ketidakakuratan data serta memperlambat proses pembayaran hak remunerasi pegawai. Tanpa adanya platform terpadu dengan kriteria indikator yang transparan, pemantauan pencapaian kinerja institusi berisiko tidak terukur secara adil. Melalui penerapan aplikasi Sinergi ini, Undana memangkas birokrasi data guna mewujudkan tata kelola keuangan dan kinerja pegawai yang akuntabel demi mendukung transformasi menuju PTN-BH. (Ref/RLS/UNDANA/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan