KUPANG– Universitas Nusa Cendana (UNDANA) di tahun ini memasuki usia LXIV (ke-64). Perguruan tinggi negeri tertua di NTT ini meneguhkan komitmennya untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan dunia.
Mengusung semangat Mengabdi Untuk Ilmu, Berdampak untuk Bangsa, UNDANA menyelenggarakan rangkaian seminar, konferensi internasional, kuliah umum, dan diskusi publik yang melibatkan akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, pelaku usaha, serta mitra nasional dan internasional.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis LXIV UNDANA dirancang sebagai ruang refleksi sekaligus pertukaran pengetahuan dan gagasan untuk merespons berbagai tantangan pembangunan kontemporer.
Rektor UNDANA, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng. menegaskan, Dies Natalis tidak sekadar momentum memperingati pertambahan usia institusi, tetapi merupakan kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan, memperkuat capaian, dan menegaskan arah masa depan UNDANA. Selama 64 tahun, UNDANA terus mengembangkan ilmu pengetahuan, menghasilkan sumber daya manusia, dan berkontribusi bagi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, dan dunia.
“Dengan beralihnya kepemimpinan dari waktu ke waktu, Undana tetap mendahulukan layanan akademik. Kalau tahun-tahun sebelumnya kita lakukan seminar, fakuktas jalan sendiri-sendiri, maka tahun ini kita buat dalam bentuk conferens series,”demikian Rektor Jefri.
Di HUT ini juga Undana akan merilis 64 produk riset untuk bisa dimanfaatkan. Tak hanya itu, melainkan akan diresmikannya teaching factory, ad ajuga unit layanan terpadu, unit yang dapat menangani berbagai keluhan dan masukan civitas, termasuk stakeholder internal.
“Kami akan sinergikan aplikasi baru untuk lakukan integrasi kinerja dan reward berupa remunerasi. Kita akan luncurkan pusat informasi karier dan alumni,”demikian Prof Jefri.
Hadir dalam conference series yang berlangsung di aula lantai tiga gedung rektorat Penfui itu seluruh wakil rektor beserta para leader di tingkat unit, fakultas dan lainnya.
Ditambahkan, semangat Undana Berdampak menjadi fondasi utama rangkaian kegiatan tersebut. Ilmu pengetahuan, menurut Rektor, tidak boleh berhenti di ruang akademik, tetapi perlu diterjemahkan menjadi kebijakan, inovasi, teknologi, dan solusi yang menjawab persoalan nyata masyarakat.
Berbagai kegiatan Dies Natalis ke-64 dirancang untuk mempertemukan keunggulan akademik dengan kebutuhan pembangunan di tingkat lokal, nasional, dan regional.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-64 diawali pada awal Juni 2026 dengan kegiatan jalan sehat, kebersihan lingkungan Kampus, pertandingan futsal, liga sepak bola persahatan antara kesebelasan Kanwil Hukum NTT melawan keseblasan Fakulas Hukum UNDANA, dan pertandingan catur kegiatan sosial lainnya, bazar, donor darah, pemberian tali kasih kepada Tenaga Kependidikan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan UNDANA, pemeriksaan kesehatan di Klinik Pratama dan Rumah Sakit UNDANA serta berbagai acara hiburan yang secara anthusias diikuti oleh Mahasiswa, Dosen, Tenaga Kependidikan dan Dharma Wanita, dan diakhiri bersamaan dengan Wisuda Doktor, Magister, Sarjana dan Diploma, pada Selasa, 1 September 2026.
Agenda the International Serial Conference yang dilaksanakan sebagai puncak acara Dies Natalis dimulai dengan International Conference of Innovation and Science (ICICS) ke-14 Tahun 2026 yang berlangsung pada 8 sampai 10 September 2026 di Aston Hotel Kupang. Konferensi ini mengusung tema Integrating Innovative Green Chemistry, Climate Resilience, and Transformative Chemistry Education for Sustainable Development. Forum tersebut menghadirkan pembicara dari berbagai negara, antara lain Jepang, Thailand, Malaysia, dan Turkiye, serta akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Dalam forum tersebut, dilaksanakan pula pameran internasional Bidang Sains dan Teknologi (ICEST-IV) yang lebih memberi perhatian pada inovasi sains, rekayasa teknologi, kimia hijau, ketahanan iklim, serta pendidikan transformatif dengan menampilkan Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D., Kepala BMKG Nasional sebagai salah satu keynote speaker.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis juga menyelenggarakan seminar internasional pada tanggal 10 September 2026 dengan tema Transforming Accounting, Management, and Economics toward Green Economy and Digital Financial Inclusion for Sustainable Development. Forum ini membahas berbagai isu strategis, termasuk green accounting, ESG reporting, risiko iklim, natural capital accounting,strategi bisnis berketahanan, inklusi keuangan digital, UMKM, Green FinTech, serta transformasi tata kelola sektor publik, menghadirkan narasumber internasional dari Malaysia, Australia, Vietnam, Uzbekistan, dan Indonesia. Pada tanggal 11 September 2026.
Sementara Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menghelat konferensi internasional bertema Reimagining Education in the Age of AI: Driving Sustainability, Inclusive and Responsive Learning for Global Competence. Issue utama yang diangkat menyoroti perubahan pendidikan di era kecerdasan artifisial, keberlanjutan, pembelajaran inklusif, dan pengembangan kompetensi global.
Di hari yang sama, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan menyelenggarakan ICASMAF 2026 dengan tema Integrating Marine and Livestock Resources for Food Sovereignty (IMALIS), yang mengaitkan sumber daya kelautan dan peternakan dengan isu stunting, kemiskinan ekstrem, dan transisi energi terbarukan di wilayah kepulauan.
Fakultas Hukum turut menghadirkan agenda strategis yang sangat relevan dengan posisi Nusa Tenggara Timur sebagai wilayah perbatasan. Tanggal 12 September 2026 diselenggarakan International Conference on Laws (ICOLS) bertajuk Indonesia-Timor-Leste Free Trade Zone: Legal Framework, Economic Opportunities, and Regional Integration within the GATT/WTO System.
Forum ini diarahkan untuk mengkaji perdagangan bilateral, prinsip-prinsip GATT/WTO, peluang pembukaan Free Trade Zone, penyusunan rekomendasi kebijakan, penguatan kerja sama universitas, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha, khususnya UMKM. Selain itu, Fakultas Hukum juga menyelenggarakan Studium Generale pada 11 September 2026 di Grha Cendana UNDANA dengan menampilkan Yang Mulia Dr. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, S.H., M.H., (Hakim Konstitusi RI-Alumni Fakultas Hukum Undana Angkatan 1985), mengusung tema Dinamika dan Perkembangan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia di Era Modern.
Dalam waktu dekat akan dihelat pula, Seminar Nasional Hukum Pidana dengan tema Dinamika Reformasi Hukum Pidana dalam KUHP 2023 dan KUHAP 2025, dimana yang akan bertindak sebagai keynote speech adalah Wakil Menteri Hukum RI, Yang Amat Sangat Terpelajar, Profesor Dr. Eddy O. S. Hiariej, SH, M.Hum. Rektor UNDANA sudah menyampaikan undangan resmi namun saat ini Beliau sedang melaksanakan tugas kenegaran di Swedia, Norwegia dan Denmrak.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis diperkuat dengan Public Discssion bertajuk Pengembangan Kawasan Bebas Perdagangan (Free Trade Zone) di Wilayah Perbatasan Indonesia-Timor Leste.
Forum yang dimoderatori Dekan Fakultas Hukum itu menghadirkan Gubernur NTT, Rektor UNDANA, KABINDA NTT, Akademisi /Peneliti Public Policy dan APINDO guna membahas respons Pemerintah NTT, regulasi & kebijakan terkait, prospek ekonomi, peluang dan ancaman transnasional, serta kebutuhan pembangunan Free Trade Zone bagi masyarakat NTT dan Indonesia.
Melalui the International Serial Conference yang digelar selama satu minggu itu, UNDANA menegaskan peran strategisnya sebagai ruang pemgembangan ilmu dan pengetahuan sekaligus kekuatan transformatif pembangunan. Rektor UNDANA berharap fora akademik tidak berhenti sebagai pertukaran gagasan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi penelitian, penguatan kemitraan, inovasi, dan rekomendasi kebijakan yang memberikan manfaat nyata. Dies Natalis ke-64 UNDANA dengan demikian merupakan momentum untuk memperkuat ekosistem akademik yang multidisipliner, kolaboratif, dan berorientasi pada ilmu sebagai energi perubahan yang diabdikan bagi kemajuan peradaban bangsa. (RLS/UNDANA/BOY)






