KUPANG — Universitas Nusa Cendana (Undana) tengah mempersiapkan pemindahan unit Layanan Psikologi Terpadu ke lokasi baru yang lebih strategis dan berdekatan dengan klinik kampus. Rencana pengembangan dan pemindahan lokasi unit layanan tersebut diputuskan dalam Rapat Layanan Psikologi Terpadu yang dipimpin oleh Wakil Rektor I Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., di Ruang Rapat 202 Undana, Kupang, Rabu (9/9/2026).
Langkah relokasi ini ditujukan untuk mempermudah aksesibilitas sivitas akademika maupun masyarakat umum terhadap konsultasi kesehatan mental serta asesmen psikologis profesional, sekaligus merespons tingginya permintaan kemitraan dari sekolah, lembaga perbankan, hingga instansi pemerintah.
Solusi Aksesibilitas dan Kesiapan Fasilitas Baru
Relokasi unit dilakukan untuk mengatasi keterbatasan pada lokasi lama di lantai tiga yang dinilai kurang terlihat dan sulit dijangkau. Lokasi baru yang disiapkan telah mendapatkan izin pemanfaatan dari Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana serta melalui tahap pembersihan ruangan.
Wakil Rektor I Undana, Prof. Annytha Detha, menjelaskan bahwa posisi baru di kawasan klinik kampus sangat tepat untuk mendukung optimalisasi potensi fasilitas yang dimiliki Undana.
“Kita sudah melihat lokasi baru bersama pihak terkait. Lokasinya sangat baik karena berdekatan dengan klinik. Saya pikir posisi ini akan sangat tepat untuk pengembangan layanan psikologi. Di semester ini kita berharap dapat memaksimalkan layanan. Kita juga perlu melihat kembali apa yang bisa dioptimalkan dari fasilitas dan potensi yang ada,” ujar Prof. Annytha.
Kepala Biro Umum dan Keuangan Undana, Dra. Karolina K. Sangkala, M.Si., menambahkan bahwa pemindahan peralatan pendukung dijadwalkan mulai berlangsung sehari setelah rapat.
“Lokasi tersebut sudah dibersihkan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Dekan FKM dan sudah mendapatkan izin terkait penggunaan ruangan untuk Layanan Psikologi Terpadu. Barang-barang tinggal dipindahkan ke lokasi baru. Direncanakan proses pemindahan mulai dilakukan besok,” jelasnya.
Spesifikasi Ruangan dan Respons Pengelola
Lokasi baru menyediakan dua ruangan standar dan satu ruangan berukuran besar yang siap disesuaikan dengan kebutuhan konsultasi maupun asesmen. Koordinator Program Studi Psikologi Undana, Dr. M. Dinah Ch. Lerick, S.Psi., M.Si., menyambut baik dukungan pimpinan universitas terhadap penyediaan fasilitas konseling dan psikotes yang terpusat di kampus utama.
“Ini merupakan sebuah konsep yang sangat bagus. Tentunya layanan psikologi membutuhkan ruangan yang dapat digunakan untuk konseling dan psikotes,” tuturnya.
Sementara itu, Psikolog Klinis sekaligus dosen Undana, Zerlinda Christine Aldira Sanam, S.Psi., M.Psi., mengonfirmasi ketersediaan tiga ruangan beserta perlengkapan pengadaan alat pendukung yang telah disiapkan sejak tahun sebelumnya.
“Kita pindah ke dekat klinik tentu akan lebih memudahkan mahasiswa. Kemarin kita sudah mengecek lokasi tersebut dan tersedia tiga ruangan yang bisa digunakan,” ungkap Zerlinda.
Prioritas Internal dan Perluasan Kemitraan Eksternal
Meskipun memprioritaskan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat, Layanan Psikologi Terpadu Undana tetap membuka peluang kerja sama eksternal. Bentuk pelayanan yang ditawarkan meliputi asesmen psikologis, tes IQ, konsultasi, pendampingan, hingga proses seleksi lembaga.
Zerlinda memaparkan bahwa tim psikologi Undana sebelumnya pernah dipercaya melaksanakan seleksi bagi calon mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).
“Yang pertama tentu lingkungan Undana menjadi prioritas. Layanan kepada mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan akan tetap terus kita lanjutkan dan kembangkan. Kita juga ingin menjangkau pihak eksternal melalui kerja sama dengan mitra-mitra yang ada, baik lembaga pendidikan, perbankan maupun instansi pemerintah,” tegas Zerlinda.
Penyusunan Roadmap Pengembanan Berkelanjutan
Selain agenda pemindahan fisik, rapat tersebut menetapkan pentingnya penyusunan peta jalan (roadmap) pengembangan unit. Peta jalan ini berfungsi sebagai panduan terukur dalam penataan fasilitas, penguatan sumber daya manusia, penambahan variasi layanan, hingga penyusunan standar privasi ruangan.
Langkah terencana ini diharapkan mempertegas peran Undana dalam menyediakan sistem pelayanan psikologi terpadu yang profesional, mudah dijangkau, dan berdampak luas di Nusa Tenggara Timur. (Alk/RLS/UNDANA/BOY)






