IARMI dan Menwa Mahadana NTT Dukung KUR Masuk Kampus, Hadirkan Satgas

Pendidikan449 Dilihat

KUPANG – Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Provinsi NTT bersama Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahadana NTT menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang meluncurkan Program KUR Masuk Kampus dengan menjadikan Universitas Nusa Cendana (Undana) sebagai pelopor pengembangan kewirausahaan mahasiswa di Nusa Tenggara Timur. Program ini bertujuan membangun ekosistem kewirausahaan kampus melalui pendampingan usaha, literasi keuangan, akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga pemasaran produk mahasiswa.
Ketua DPP IARMI Provinsi NTT, H. Fahmi H. Abdullahi, SE, menegaskan bahwa langkah Gubernur NTT merupakan kebijakan strategis yang patut didukung seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kepemudaan dan organisasi alumni kampus. Menurutnya, masa depan NTT tidak hanya bergantung pada bertambahnya pencari kerja, tetapi juga pada lahirnya semakin banyak generasi muda yang mampu menjadi pencipta lapangan kerja.
“Kami menyambut baik Program KUR Masuk Kampus. Ini adalah terobosan besar yang membuka akses pembiayaan sekaligus membangun budaya kewirausahaan sejak bangku kuliah. Mahasiswa harus dipersiapkan menjadi pengusaha yang tangguh, inovatif, dan mampu mengolah potensi daerah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.”
Sebagai bentuk dukungan nyata, Fahmi yang juga Komandan Menwa Mahadana menegaskan IARMI NTT bersama Menwa Mahadana NTT akan membentuk Satgas Pendampingan Wirausaha Mahasiswa yang bertugas membantu implementasi program tersebut di berbagai perguruan tinggi di NTT.
Menurut ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) NTT dan ketua Japnas NTT ini menegaskan Satgas ini akan menjalankan beberapa program utama, antara lain:

Baca Juga   Alumni Menwa Gelar Halal Bihalal, Ada Pesan Sejuk dari Fahmi Abdullahi dan Ustad Sofyan

* Memberikan edukasi dan motivasi kewirausahaan kepada mahasiswa.

* Mendampingi penyusunan proposal bisnis agar layak memperoleh pembiayaan KUR dari perbankan.

* Menghubungkan mahasiswa dengan pelaku usaha, alumni, mentor bisnis, serta dunia industri.

* Menyelenggarakan pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, branding, dan pengelolaan keuangan.

* Membantu mahasiswa mengembangkan produk berbasis potensi lokal sesuai semangat hilirisasi dan program One School One Product (OSOP).

* Mengawal proses inkubasi usaha hingga produk mampu memasuki pasar lokal maupun nasional.

IARMI NTT menurut mantan Ketua HIPMI NTT ini juga akan menggerakkan jejaring alumni Resimen Mahasiswa yang telah sukses di berbagai bidang usaha untuk menjadi mentor bagi mahasiswa. Pengalaman para alumni diharapkan dapat mempercepat lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang siap bersaing.
Sementara itu, Menwa Mahadana NTT berkomitmen mengintegrasikan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, nasionalisme, dan semangat bela negara ke dalam pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Menurut organisasi tersebut, membangun ekonomi daerah melalui kewirausahaan merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa.
IARMI dan Menwa Mahadana NTT juga mengajak seluruh perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia perbankan, pelaku usaha, HIPMI, KADIN, JAPNAS, REI, komunitas UMKM, serta seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menyukseskan Program KUR Masuk Kampus agar manfaatnya dapat dirasakan oleh mahasiswa di seluruh kabupaten dan kota di NTT.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan akan lahir ribuan wirausaha muda baru yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta mendukung terwujudnya visi Gubernur NTT dalam membangun sumber daya manusia yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.
“IARMI dan Menwa Mahadana NTT siap menjadi garda terdepan dalam mendukung Program KUR Masuk Kampus. Bersama pemerintah, perbankan, dan perguruan tinggi, kita akan mencetak generasi muda NTT yang bukan hanya sarjana, tetapi juga pengusaha sukses yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” tutup H. Fahmi H. Abdullahi, SE. (ANT/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan