Danmenwa Mahadana NTT Kunjungi Universitas Timor, Perkuat Sinergi Pembinaan Menwa

Pendidikan452 Dilihat

Kefamenanu (MEDIATOR) – Komandan Resimen Mahasiswa Mahadana NTT, H. Fahmi H. Abdullahi, bersama jajaran Staf Komando (Skommen) Mahadana yang terdiri dari Aster, Kapolmen, Aslog, dan Waka Penerangan, melakukan kunjungan dan audiensi ke Universitas Timor (Unimor), di Kefamenanu.

Kedatangan rombongan Mahadana NTT disambut langsung oleh Rektor Unimor, Dr. Ir. Stefanus Sio, M.P bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi, membahas penguatan peran Resimen Mahasiswa sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan bela negara di lingkungan kampus.

Selanjutnya, rombongan didampingi oleh Warek III melakukan dialog bersama Pembina dan Komandan Satuan (Dansat) UMIMOT Satuan 965 “Cobra Hitam” di Aula Kemahasiswaan Unimor. Dialog tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat koordinasi antara Komando Mahadana Provinsi dengan satuan di tingkat perguruan tinggi.

Baca Juga  Menwa Asal Undana ini Punya IPK Tinggi, dapat Beasiswa dari Charoen Pokphand Foundation

Dalam arahannya, H. Fahmi H. Abdullahi menegaskan bahwa Resimen Mahasiswa bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, tetapi juga merupakan komponen pendukung bela negara sebagaimana amanat Undang-Undang PSDM. Ia berharap Satuan 965 “Cobra Hitam” dapat terus berkembang menjadi garda terdepan pembinaan mahasiswa yang disiplin, berintegritas, dan siap menjadi calon pemimpin masa depan.

Rektor Unimor menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kegiatan kemahasiswaan, termasuk pembinaan Resimen Mahasiswa di lingkungan kampus.

Fahmi H. Abdullahi juga menyampaikan komitmen tegasnya dalam membangun Menwa yang progresif dan berdaya saing.

“Resimen Mahasiswa bukan sekadar organisasi kampus. Ini adalah kawah candradimuka kepemimpinan. Di sinilah karakter, disiplin, dan jiwa nasionalisme ditempa. Kita ingin Mahadana NTT melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental dan moral,”tegas Fahmi menambahkan pentingnya sinergi antara komando provinsi dan satuan di perguruan tinggi.

Baca Juga  Terbentuk, Staf Komando Menwa NTT Berikut Pengurusnya

“Sinergi adalah kunci. Komando provinsi dan satuan di kampus harus berjalan seirama. Kita tidak ingin Menwa hanya hadir secara simbolik, tetapi benar-benar aktif, terlatih, dan memiliki kontribusi nyata bagi kampus, daerah, dan bangsa.”

Dalam dialog bersama jajaran pembina dan Dansat UMIMOT Satuan 965 “Cobra Hitam” di Universitas Timor, beliau juga memberikan motivasi kepada anggota Menwa.

“Jadilah mahasiswa yang memiliki daya juang. Banggalah memakai seragam Menwa, karena itu adalah simbol kehormatan dan tanggung jawab. Kalian adalah representasi generasi muda NTT yang siap membela negara dan memimpin perubahan.”

Kunjungan ini menjadi penegasan komitmen Mahadana NTT dalam memperkuat pembinaan, kedisiplinan, dan soliditas satuan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga  Mahasiswa Undana Jadi Perpanjangan Tangan Bank Indonesia

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara Mahadana NTT dan Universitas Timor dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter. (RLS/SKOMEN/TIM)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan