Kupang (MEDIATOR)–Komandan Resimen Mahasiswa (Danmenwa) Mahadana Provinsi NTT Periode 2025-2028, Fahmi Haji Abdullahi mengatakan jabatan baru yang ia emban merupakan tanggung jawab besar yang harus ia laksanakan dengan penuh dedikasi dan profesional sesuai yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
“Ini bukan sekedar jabatan, tapi ini merupakan tanggung jawab moral, tanggung jawab kebangsaan. Menwa bukan hanya wadah organisasi mahasiswa di lingkungan kampus, tapi lebih dari itu, juga bagian dari komponen pendukung pertahanan negara, sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN),”jelas Fahmi menambahkan “Dan Menwa adalah salah satu kawah candradimuka pembentukan kepemimpinan itu.”
Penegasan Fahmi ini disampaikan ketika memberikan sambutan dalam momentum upacara pelantikannya sebagai Danmenwa Mahadana yang berlangsung Kamis (19/2) siang di lantai 3 aula rektorat Undana. Hadir saat itu Komandan Komando Nasional (Dankonas) Resimen Mahasiswa (Menwa) RI, Ahmad Riza Patria, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Rektor Undana bersama Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III, Kasi Ter Korem 161/Wira Sakti Kupang, Kol Pedro Soares Sarmento, Walikota Kupang Christian Widodo, Rektor UPG 45, Uly Riwu Kaho, SP., M.Si., pejabat dari Brimob, pejabat dari BASARNAS, BNN dan Bupati TTU yang diwakili Asisten 1.

Foto: Dok Mahadana
Lebih lanjut Fahmi mengungkapkan bahwa Menwa merupakan perwujudan semangat bela negara, laboratorium kepemimpinan, serta sekolah karakter kebangsaan. Dia meyakini bahwa kampus bukan hanya tempat mencetak sarjana, tetapi tempat melahirkan calon-calon pemimpin masa depan Indonesia. Diakuinya, tugas yang diembannya tidak ringan. Karena itu dia kami memohon dukungan dari seluruh pihak yakni pemerintah daerah, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, para senior dan alumni, serta seluruh elemen masyarakat.
“Dukungan dalam bentuk pembinaan, kolaborasi program, penguatan kapasitas, serta sinergi kegiatan bela negara dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berkomitmen menjadikan Resimen Mahasiswa Mahadana Provinsi NTT sebagai organisasi yang profesional, modern, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai patriotisme dan kedisiplinan.”

Apalagi Menwa Mahadana yang dipimpinnya ke depan siap untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan berkontribusi bagi pembinaan generasi muda NTT.
“Kami tentu berkomitmen menjadikan Menwa sebagai organisasi yang profesional, modern, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai patriotisme dan kedisiplinan. Dan kami juga siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi muda NTT serta garda terdepan untuk menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.
Dia pun berpesan kepada seluruh anggota Menwa Mahadana agar menjunjung tinggi disiplin, tetap solid, dan tetap setia pada sumpah dan kehormatan. “Karena kehormatan seorang Menwa bukan hanya pada seragamnya, tetapi pada integritas dan pengabdiannya,”pungkasnya. (BOY)






