Anggota Menwa Harus Wisuda Tepat Waktu, Persiapkan Diri Jadi Generasi Hebat

Pendidikan341 Dilihat

KUPANG—Anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahadana Provinsi NTT yang tersebar di berbagai satuan pada kampus-kampus perguruan tinggi harus menunjukkan teladan yang baik bagi mahasiswa yang lain. Satu hal yang wajib dijadikan panutan adalah, harus mengikuti seluruh perkuliahan di kampus, serta menyelesaikan tugas akhirnya dan diwisuda tepat waktu.

Penegasan ini datang dari Kolonel Laut PM Agus Setiawan, S.H.,M.H (Sahli D/jemen kodaeral Vll) ketika hadir dalam upacara pembukaan pendidikan dasar militer (Diksarmil) bagi 18 orang calon anggota Menwa pada Satuan 963/Panca Sakti Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Dalam seremoni yang berlangsung Selasa (14/7) pagi di Student Centre Politani Kupang, Kolonel Agus hadir mewakili institusi dan juga sebagai seorang alumni Menwa.

“Penyakit anak-anak sekarang adalah kurang fokus. Itu kelemahannya sekarang. Saya minta, tolong fokuslah kuliah. Sekali lagi, kemelahan anak-anak sekarang yang mau masuk TNI baik Tamtama maupun Bintara, karena kurang fokus. Karena itu saya minta, Menwa harus menjadi teladan, baik itu cowok maupun cewek,”tegas Kolonel Agus dengan nada serius, tepat di hadapan para calon anggota Menwa yang akan menjalani Diksar, digembleng oleh pelatih baik itu dari tiga matra TNI, Polri, Brimob, Basarnas dan para senior alumni Menwa. Berdiri mendampinginya, Wadanmen Mahadana, Kapten Inf Donatus, Sekretaris DPP IARMI NTT, Stenly Boymau, Kasmen Mahadana, Ronny Cha, serta Dansat 963, Simon Lara Kamendak dan para anggota.

Baca Juga  Satu Peleton Menwa Mahadana Ikut Gerak Jalan Peringatan Hari Juang Infanteri Wilayah Korem 161/WS

Dilanjutkannya, kepada para calon anggota Menwa agar harus benar-benar mengikuti Diksar dengan baik, mendengar dan melaksanakan perintah pelatih dan terlebih dari itu, jangan pernah merasa santai dengan pendidikan.

“Jangan ada kata santai. Tumbuhkan jiwa korsa. Apalagi kalian ini kuliahnya di pertanian. Ada 125 Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang dibangun. Ada kompi peternakan, pertanian dan sebagainya. Kalian-kalian ini harus persiapkan diri baik-baik untuk ikuti tes menjadi anggota. Saya dibesarkan sebagai anak petani dan tau bagaimana rasanya. Sekarang generasi petani hampir hilang, maka muncullah Yon TP untuk antisipasi kekurangan petani, kalian harus siap,”pintanya lagi.

Bahkan dia meminta agar Menwa jangan menjadi sarjana  yang hanya paham teori minim praktek. NTT memiliki banyak peluang di sektor pertanian karena itu harus dimanfaatkan secara baik. Bahkan dia pun menasehati agar selain sukses organisasi, mereka tidak pernah lupa tanggungjawabnya sebagai seorang mahasiswa.

Baca Juga  Undana Jamin Kelancaran Ujian, Gembleng Tenaga Teknisi Jelang UTBK 2026

“Targetnya tiga tahun harus selesai. Harus tepat waktu kuliah. Jadilah pelopor kedisiplinan di kampus,”pungkasnya. Ikut hadir dan memimpin upacara, Fabianus Ranta, S.Hut.,M.Si serta para tamu undangan dari berbagai satuan baik itu TNI maupun Polri. (boy)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan