Efisiensi dan Transparansi Anggaran, Pemkab Sumba Barat Kerjasama dengan Bank NTT

Ekonomi31 Dilihat

MEDIATORSTAR.COM, Waikabubak

Senin (14/2/2022) pagi, lahir sebuah sejarah baru dalam manajemen pengelolaan keuangan daerah yang efisien dan transparan. Bagaimana tidak, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat mengambil langkah tegas mengikuti daerah lain dalam pengelolaan keuangan daerah yang efisien dan transparan.

Keseriusan ini ditandai dengan penandatanganan dokumen Memorandum of Understanding antara Pemkab Sumba Barat dengan PT. Bank Pembangunan Daerah kantor cabang Waikabubak, Senin (14/2/2022) di kampung adat Prai Ijing Desa Tebarra Kecamatan Kota Waikabubak Kabupaten Sumba Barat.

Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade dan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho bertindak atas nama kedua lembaga, disaksikan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, menandatangani MoU tersebut.

Baca Juga  Gubernur VBL Bangga, Terobosan Cerdas Bank NTT di Destinasi Wisata Super Premium

“Maksud penandatangan MOU ini adalah bentuk kerjasama Pemda Sumba Barat dan Bank NTT dengan memanfaatkan sistem pelayanan jasa perbankan yang tersedia pada Bank NTT untuk mendukung pengelolaan keuangan Pemerintah kabupaten Sumba Barat yang efektif dan efisien,”demikian release resmi dari Bank NTT kepad media ini.

Adapun tujuan pelaksanaan Kesepakatan Bersama ini adalah landasan dalam melaksanankan kerjasama yang saling menguntungkan dalam rangka penyediaan layanan perbankan untuk pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat pada PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur Cabang Waikabubak dengan sejumlah ruang lingkup.

Adapun materi yang kedepan menjadi tanggungjwab bersama untuk dilaksanakan yakni meliputi sistem pelayanan rekening Kas Umum Daerah Kabupaten Sumba Barat¸ penerapan sistem pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah secara online melalui kanal sistem pembayaran Bank NTT.

Baca Juga  Merekam Jejak Kaki Dirut Alex dalam Spirit Kerja No Box Saat Panen Jagung Gemuk Nagawutun

Tak hanya itu melainkan hal jenis layanan lain yang dikerjasamakan seperti layanan Cash Management System (CMS), layanan SP2D Online serta pinjaman daerah untuk pembangunan derah setempat. Untuk jenis layanan ini, sejumlah kabupaten sudah serius bekerjasama dengan Bank NTT, mengajukan pinjaman daerah untuk pembangunan infrastruktur berupa sarana dan prasana transportasi, serta irigasi dan sebagainya.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kabupaten setempat yang sudah  memilih Bank NTT sebagai mitra dalam sejumlah perjanjian tersebut. “Kita memberi apresiasi yang tinggi kepada pemerintah kabupaten setempat yang sudah bermitra dengan Bank NTT. Sebagai pemegang saham, tentunya memiliki pertimbangan-pertimbangan terbaik sehingga kita berharap dengan adanya kesepakatan ini lebih mempermudah akses dalam mempercepat pembangunan,”ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Salut Ide Cerdas Bank NTT Hadirkan Festival Desa Binaan, Minta Berdayakan UMKM

Diakui, transformasi digital menuntut siapapun untuk harus segera bersikap. Apalagi, dalam layanan keuangan pemerintahan, dibutuhkan sistem yang mampu menginput secara transparan sehingga Bank NTT melakukan inovasi dengan menghadirkan layanan-layanan yang terbaik dari sisi digital.

“Terbukti dengan jenis layanan secara digital ini, manajemen keuangannya lebih transparan dan meniadakan kebocoran anggaran di beberapa tahapan sehingga dengan sendirinya menaikkan PAD daerah setempat,”demikian Alex di sebuah kesempatan. (MSC01)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *