Seba (MEDIATOR)–Sebentar lagi bangsa Indonesia akan menggelar pesta demokrasi. Seluruh lembaga keagamaan dituntut memiliki peranan besar dalam mempersiapkan umatnya menyongsong iven politik tersebut, termasuk gereja. Kepada gereja, lembaga ini memiliki tanggungjawab moral dan etis untuk menghentikan perampokan politik. Hal ini disampaikan akademisi dan juga politisi Yafet Yosafet Wilben Rissy SH., M.Si., LLM., Ph.D (AFHEA) saat menyapa MSH GMIT dan Peserta Sidang Sinode GMIT ke 35 di Sabu Raijua,.
Beberapa saat di sela-sela pertemuan, ketika dikonfirmasi mengenai pendapatnya itu, Yafet menjelaskan bahwa opini tersebut disampaikannya seteleh mencermati konstalasi dan konfigurasi politik menjelang Pileg 2024.
Menurut Yafet, situasi politik saat ini dipenuhi oleh para petualang dan perampok politik yang yang datang ke NTT hanya untuk mencari suara tanpa pengetahuan yang benar tentang NTT tetapi setelah terpilih tidak berbuat banyak bagi warga NTT. Yang terjadi malah mereka memperkaya diri dan keluarganya.
Bahkan yang lebih parah lagi adalah ketika sejumlah orang tua yang memiliki akses politik dan saat ini sedang menduduki kursi di Senayan ramai-ramai mendorong anak-anaknya yang masih ingusan dan tanpa pengalaman politik apapun untuk terjun dalam Pileg 2024.
“Kondisi ini sangat memprihatinkan karena sesungguhnya demokrasi itu intinya adalah memberikan alternatif pilihan. Tapi jika yang terjadi adalah politik dinasti tanpa meritokrasi, maka alternative itu terbatas atau bahkan tertutup dan sesungguhnya telah terjadi pengkianatan terhadap demokrasi dan rakyat yang berdaulat,”tegas Yafet.
Dalam konteks seperti itu, menurut Yafet, gereja perlu menyatakan sikap tegas dan jelas untuk menghentikan perampokan politik ini dengan memberikan pencerahan etis, moral dan teologis, sehingga umat dapat mengikuti konstestasi Pileg 2024 dengan penuh tanggungjawab dan memilih calon legislatif yang memiliki track record dan prestasi yang telah teruji.
Sumbang 1000 Alkitab
Di akhir dari sapaanya, Yafet berkesempatan menyerahkan secara simbolik 1000 Alkitab TB2 kepada MSH GMIT yang untuk selanjutnya dapat dilanjutkan bagi jemaat yang memiliki Alkitab. (**/RLS/ADV/KJR)








