Warga Hadang Gubernur VBL di Rintik Hujan, Terimakasih Sudah Licinkan Jalan, Diminta Lanjut Periode II

Nuansa NTT95 Dilihat

MEDIATORKUPANG.COM, KALABAHI–Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam hari pertama kunjungannya di Kabupaten Alor, mengunjungi SMK Negeri Kokar yang terletak di Kelurahan Adang Kecamatan Alor Barat Laut.

Tak lama disana, gubernur pun bertolak ke lokasi selanjutnya yakni di RS Kalabahi, yang terletak di jantung kota. Namun dalam perjalanannya ke kota, orang nomor satu di Provinsi NTT itu dihadang oleh masyarakat Desa Alor Besar Kecamatan Alor Barat Laut.

Pantauan Mediatorkupang.com di lokasi, mobil gubernur diminta berhenti lalu diminta menuju ke rumah adat warga setempat.

Walau hujan rintik, dan tanpa mengenakan payung, Gubernur VBL yang didampingi Bupati Alor, Amon Djobo, Wabup Imran Duru, Ketua DPRD Enny Anggrek dan pejabat Pemprov lainnya, mampir ke lokasi yang sudah disiapkan.

Baca Juga  Disaksikan Gubernur, Dirut Alex Serahkan CSR Satu Unit Mobil Tangki Kepada Pemkab Nagekeo

Sulaiman Tulumajo, tua adat warga setempat, ketika menerima rombongan di rumah adat Uma Pusung Rebong Desa Alor Besar Kecamatan Alor Barat Laut menegaskan rasa hormat atas kunjungan gubernur.
“Ini adalah penghormatan bagi kami dan kami pun mengucapkan terimakasih karena jalan-jalan kami sudah bagus, sudah licin,”tegas Sulaiman.

Hal senada disampaikan Bupati Alor Amon Djobo yang dalam sambutannya menegaskan “Kami sampaikan rasa hornat kepada Bapak Gubernur karena baru di masa kepemimpinan bapak, alokasikan anggaran yang cukup besar yakni 36 miliar untuk pembangunan jalan Dulolong-Kokar. Kalau tadi bapak baca spanduk disitu ada tulisan Kami Ada Untuk Bapak. Artinya, kalau bapak maju ke periode kedua, mereka akan 100 persen dukung bapak, tidak kemana-mana,”tegas Amon disambut tepuk tangan ratusan warga.

Baca Juga  Even Semau, Oase di Tengah Sahara

Menurutnya, dari 25 Km jalur Kokar, masih tersisa 9 Km. “Kami harap yang tersisa ini dikerjakan tahun depan. Mudah-mudahan kerinduan Pak Gub untuk buat ruas-ruas jakan Alor bagus, licin segera tuntas sehingga kami bisa masuk sorga. Kalau mereka hadang bapak untuk berhenti, wajar karena beberapa tahun lalu bapak kesini masih jelek jalannya.

Kepala Dinas PU NTT, Maksi Nenabu saat mewakili Gubernur NTT memberikan sambutan menegaskam jika di dua tahun lalu ketika hadir dalam festival Alquran di Kokar, gubernur sempat didemo warga dalam perjalanan. Saat itu warga menuntut agar jalannya diperbaiki.

“Saat itu pak gub sempat mengatakan kalau didemo seperti ini biarkan saja jalannya jelek, namun itu hanya ungkapan di mulut, beda di hati. Belia punya hati yang lembut sehingga bangunlah jalan ini”tegasnya.

Baca Juga  Gubernur Laiskodat Dampingi Menteri ESDM Keliling Labuan Bajo Pake Motor Listrik

Masih menurutnya, tahun ini Pemprov NTT membangun 51 Km jalan dengan total biaya yang dibutuhkan Rp 96 M.
Menurut road map Pemprov NTT pada tahun 2019, ada 906 Km jalan provinsi yang urgen dan harus dikerjakan. Syukurlah sekarang sudah terbangun seribu kilometer lebih. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *