Tim Bapperida NTT Kunjungi Undana, Pelajari Konsep Cascading untuk Ukur Kinerja ASN Pemprov

Pendidikan465 Dilihat

KUPANG—Sebuah tim kecil dari BAPPERIDA Provinsi NTT, Rabu (14/10) pagi berkunjung ke Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Tim yang dipimpin Kepala Bapperida NTT, Theresia M. Florensia, ini tak lain untuk menyalaraskan program dari Pemprov NTT terutama dalam pengukuran kinerja kerja ASN.

Untuk diketahui, Undana sedang menggelar program Pengabdian Kepada Masyarakat dan di moment itu, digelarlah Focus Group Discusion ‘Pendampingan Penyusunan Cascading Kinerja dan Pohon Kinerja (logic model) di Pemerintah Provinsi NTT.

Rektor Undana, Prof l. Dr. It. Jefri Bale, S.T., M.Eng., hadir dalam kapasitas sebagai seorang dosen, dan menerima serta menjelaskan konsep cascading yang sudah dilaksanakan di Undana beberapa tahun terakhir.

Baca Juga  Mahasiswi Undana Terpilih Jadi Google Student Ambassador 2026

Saat itu rektor berterimakasih kepada Pemprov NTT yang sudah bermitra dengan Undana selama bertahun-tahun lamanya. Dan, diakuinya, Undana sudah berbagi konsep dan gagasan dengan Bapperida.

 

“Semoga dengan model yang kami pakai, mungkin bisa diadopsi atau mungkin diadaptasi di Pemprov sesuai kondisi pemerintahan di Pemprov. Kami mungkin hadir saat ini dalam bentuk pengabdian. Ini bukan kegiatan rektor melainkan saya sebagai dosen dan mengabdi ini sesuatu yang harus kami lakukan. Apa yang kami perkenalkan, apa yang kami tau, kami miliki untuk dibagikan kepada masyarakat,”demikian Prof Jefri.

Dia mengharapkan agar dari kegiatan ini bisa menghasilkan panduan teknis tentang cascading sehingga Pemprov bisa menyesuaikannya dengan kondisi lingkungan kerjanya.

Baca Juga  Dua Guru Besar Undana Paparkan Strategi Pembentukan FTZ NTT–RDTL

 

“Saya dengar Pemprov sudah melakukan ini, apalagi ada informasi bahwa ada lembaga non pemerintah, praktisi maupun guru besar serta profesional yang sudah mendampingi Pemprov, ini tentu bagus,”tegas rektor.

Sementara Kepala Bapperida NTT, Theresia M. Florensia saat itu menegaskan bahwa kedatangan mereka tak lain atas permintaan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena agar Pemprov bisa mempelajari konsep yang dipakai oleh Undana.

“Untuk mengevaluasi kinerja perangkat daerah di Pemprov serta bagaimana mengaitkan dengan kinerja individu,”tegasnya mengutip pesan itu.

Diakui bahwa selama ini instrumen tersebut sudah dilakukan hanya yang menjadi kendala adalah pendistribusian penilaian hingga ke sub bagian, karena struktur pemerintahan memiliki tanggungawab dan fungsi yang berbeda-beda.

Baca Juga  Sah…Undana Go International, Resmi Kerjasama dengan Universitas Timor Leste

“Ini disebabkan karena satu sub kegiatan melingkupi banyak aktivitas.

Dan pembagian per individunya harus dipikirkan lagi dengan kondisi individu yang tidak merata kemampuannya,”tambahnya lagi.

Sebelumnya Plt Sekretatis Bapperida NTT, John Paut menjelaskan bahwa dia berharap agar dari pertemuan itu ditemukannya model karena selama ini sudah berjalan dan yang berprestasi diberikan reward.

“Kami berharap agar ada konsep yang bisa kami temukan untuk diterapkan di Pemprov. Kalau bisa ada satu dan dua contoh untuk perangkat-perangkat daerah yang besar seperti Dinas PU dan dinas lain yang besar,”ujar John. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan