Undana Teken PKS dengan Charoen Pokphand Foundation Indonesia, 10 Mahasiswa dapat Beasiswa

Pendidikan572 Dilihat

Kupang- Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi bekerjasama dengan Charoen Pokphand Foundation Indonesia. Bertempat di aula rektorat, Rektor Undana Prof Jefri Bale menandatangani MoU dengan Direktur Charoen Pokphand Foundation Indonesia, Christian Tiono dan dilanjutkan dengan penandatanganan PKS antara Dekan Fakultas PKP Undana dengan pihak Charoen Pokphand Indonesia. Moment ini disaksikan para pejabat rektort Undana maupun dari manajemen Charoen Pokphand Indonesia yang hadir. Selanjutnya 10 orang mahasiswa FPKP dari berbagai semester yang memenuhi syarat, diperkenankan hadir dan menerima beasiswa dari lembaga tersebut.
Nantinya setiap mahasiswa ini pada satu semester akan menerima uang tunai sebesar Rp 3,5 juta. Bantuan ini berasal dari CSR perusahaan yang bergerak di bidang pertanian ini.
Rektor Undana Prof Jefri dalam sambutannya menyambut baik kerjasama ini dan menurutnya lngkah ini adalah bagian dari upaya peningkatan sumber daya manusia civitas akademika terutama mahasiswa dalam mendukung program pemerintah yakni menuju Indonesia Emas.

Baca Juga  Undana Tetapkan Standar Global, Lulusan Tepat Waktu dan Targetkan Lompatan Akademik 


“Kami mencatat bahwa lembaga ini tidak saja memberi bantuan beasiswa melainkan memfasilitasi praktek kerja lapangan bagi mahasiswa dan ini adalah sebuah kemitraanyang baik,”tegas Prof Jefri menambahkan ini agar mahasiswa tidak saja mempunyai kemampuan di kelas tapi memiliki pemahaman yang baik tentang implementasi ilmu pengetahuan di lapangan.
Sementara Direktur Charoen Pokphand Foundation Indonesia, Christian Tiono dalam sambutannya menjelaskan saat ini lembaganya melayani di 22 provinsi. Awalnya pergerakan ini dimulai dari Thailand, manakala perusahaan yang konsern di bidang pertanian ini ikut andil dalam mempersiapkan sumber daya manusia. Sehingga didesainlah program beasiswa bagi anak-anak yang berprestasi namun berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu.
“Awalnya kita di Thailand kemudian pada tahun 1972 masuk ke Indonesia. Kami juga melakukan briding farm di kampung-kampung. Banyak yang kami biayai dan sekarang ada hang sudah S3. Ada 74 ribu lebih anak-anak asli yang kami biayai,”tegas Kristian merinci mereka bekerjasama dengan perguruan tinggi di Jawa Tengah dan provinsi lainnya yang tersebar di 36 kabupaten/kota di Idonesia.
“Kami juga memperbaiki gedung dan membangun PAUD,”tegasnya.
Diakuinya, dengan ditandatanganinya PKS itu maka Undana masuk dalam urutan ke-25 Universitas yang sudah dikerjasamakan. Sebelumnya sudah ada Universitas Hasanudin di Makassar, Udaya dan Universitas Cendrawasih. Totalnya ada 7 perguruan tinggi di Indonesia Timur yang mereka jadikan sebagai mitra. (stenly)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan