Sinergi Akademisi dan TNI-Polri, Undana Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI

Pendidikan562 Dilihat

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor antarkelembagaan dengan berpartisipasi dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026. Upacara yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut digelar di Lapangan Korem 161/Wira Sakti, Kota Kupang, pada Senin (5/10/2026). Dipimpin oleh Inspektur Upacara Dankodaeral VII Kupang Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M.Tr.Opsla., kegiatan yang diikuti oleh sekitar 1.000 peserta ini berlangsung khidmat dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta perwakilan perguruan tinggi.

Kehadiran Undana dalam peringatan peringatan kebangsaan ini menegaskan posisi perguruan tinggi sebagai mitra strategis pilar keamanan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Sinergi yang terjalin antara lembaga pendidikan tinggi, aparat keamanan, dan pemerintah provinsi akan menjadi jaminan terciptanya stabilitas, ketertiban, serta pengawalan pembangunan daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang inklusif dan berkelanjutan.

Amanat Panglima TNI mengenai Sinergi Bangsa

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Upacara Laksamana Muda TNI Joni Sudianto membacakan amanat tertulis dari Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Melalui naskah amanat tersebut, Panglima TNI menekankan pentingnya profesionalisme, sikap responsif, dan adaptif bagi seluruh prajurit dalam menghadapi dinamika zaman.

Panglima TNI juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan mengawal pembangunan nasional sangat bergantung pada soliditas dan kerja sama antarelemen bangsa.

“TNI harus terus membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa untuk menjaga stabilitas, mengawal pembangunan dan mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, sejahtera, adil dan makmur,” tegas Laksamana Muda TNI Joni Sudianto saat membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Sejalan dengan semangat sinergi tersebut, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, yang hadir langsung di lokasi upacara, turut menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen di daerah. Menurutnya, tantangan pembangunan di NTT yang kompleks ke depan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak.

Baca Juga  Catat Baik-Baik, Undana Buka Kuota 7.234 Mahasiswa Baru 2026

Gubernur berharap lembaga pendidikan dapat terus berjalan berdampingan bersama pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas daerah.

“Baik pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, hingga seluruh elemen masyarakat harus berjalan bersama mengawal pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat diwawancarai usai upacara.

Posisi Perguruan Tinggi sebagai Mitra Strategis Pembangunan

Mewakili Rektor Undana, Kepala Biro Umum dan Keuangan (BUK) Undana, Dra. Karolina Koriwati Sangkala, M.Si., hadir langsung menyampaikan pandangan resmi kampus. Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan tinggi siap mengambil peran aktif dalam membangun dialog konstruktif serta memperkuat kerja sama multisektor.

Peran akademik Undana diarahkan untuk menopang penciptaan stabilitas daerah sekaligus mencetak SDM berkualitas yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Perguruan tinggi tentu memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi seluruh elemen bangsa, termasuk dalam mendukung terciptanya stabilitas, ketertiban, dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Harapan kami, sinergi lintas sektor ini dapat terus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas serta kemajuan Indonesia yang adil dan makmur,” ungkapnya.

Baca Juga  Kolaborasi RI-Hungaria: Kemendiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa Kunjungan Studi 2026

Partisipasi aktif Undana dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen kampus untuk tidak mengisolasi diri di lingkungan akademis semata. Melalui kehadiran pimpinan universitas, Undana terus membuka diri untuk berkolaborasi dengan TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi NTT dalam merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di daerah.

Rangkaian Upacara HUT ke-81 TNI ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga persatuan dan keamanan wilayah. Kolaborasi antara dunia pendidikan, militer, dan pemerintah daerah diharapkan menjadi pendorong utama terciptanya iklim pembangunan yang kondusif.

Kerja sama yang erat ini diyakini mampu mempercepat pencapaian program-program prioritas pembangunan di Nusa Tenggara Timur. Melalui konsistensi sinergi lintas sektor ini, Undana optimis dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Nusa Tenggara Timur yang adil serta berdaya saing. (Audc/RLS/UNDANA/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan