WAINGAPU – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata.
Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Berdampak Tahun 2026, tim dosen Undana meluncurkan website resmi Desa Mburukulu, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, sebagai upaya mendorong transparansi tata kelola pemerintahan desa sekaligus mencegah praktik korupsi dalam pengelolaan Dana Desa.
Peluncuran website tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan bertajuk “Penyuluhan Hukum dan Pendampingan Digitalisasi Tata Kelola Keuangan Desa sebagai Upaya Pencegahan Korupsi Dana Pembangunan Desa” yang berlangsung di Aula Kantor Desa Mburukulu, Senin (27/7/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Mburukulu, Andrias Kopa Rihi, serta dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Program ini menjadi bukti bahwa kegiatan pengabdian masyarakat tidak hanya berhenti pada penyampaian teori, tetapi juga menghasilkan inovasi yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.
Salah satu luaran utama kegiatan tersebut adalah website resmi Desa Mburukulu yang dirancang sebagai media informasi publik sekaligus sarana transparansi pengelolaan Dana Desa.
Akademisi Fakultas Hukum Undana, Dr. Karolus Kopong Medan, S.H., M.Hum., yang menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa tata kelola keuangan desa yang baik merupakan fondasi utama dalam mencegah tindak pidana korupsi.
Menurutnya, digitalisasi administrasi desa merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan serta membangun budaya pemerintahan yang terbuka kepada masyarakat.
“Digitalisasi adalah instrumen krusial untuk menutup celah korupsi yang selama ini kerap bermula dari sistem yang tertutup. Ketika pencatatan dan pelaporan dilakukan secara daring, setiap penggunaan anggaran bisa diawasi langsung oleh publik,” ujar Dr. Karolus.
Ia menambahkan bahwa keterbukaan informasi melalui media digital akan mempersempit ruang terjadinya penyalahgunaan kewenangan, meningkatkan akuntabilitas aparatur desa, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Setelah sesi penyuluhan hukum, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan teknis pembuatan dan pengelolaan website desa yang dipandu oleh Fadil Mas’ud, S.Sos., S.H., M.Hum., dosen sekaligus Admin Web FKIP Undana.
Dalam pelatihan tersebut, perangkat desa diberikan pendampingan secara langsung mengenai cara mengoperasikan website, mengunggah informasi, memperbarui data desa, hingga mengelola berbagai menu yang tersedia.
Pendampingan dilakukan secara interaktif agar seluruh perangkat desa mampu mengelola website secara mandiri dan berkelanjutan tanpa bergantung pada pihak luar.
Website Desa Mburukulu hadir sebagai pusat informasi digital yang menyediakan berbagai informasi mengenai pemerintahan desa, pelayanan publik, kegiatan pembangunan, hingga transparansi penggunaan Dana Desa.
Selain itu, website juga akan menjadi media promosi potensi unggulan desa, baik di sektor pertanian, peternakan, budaya, maupun potensi wisata yang dimiliki Desa Mburukulu. Melalui platform digital tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi pembangunan desa secara lebih mudah, cepat, dan terbuka.
Kehadiran website ini juga diharapkan mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan desa sehingga prinsip transparansi dan akuntabilitas dapat benar-benar terwujud.
Program pengabdian ini merupakan hasil kolaborasi tim PKM Undana, yakni: Dr. Karolus Kopong Medan, S.H., M.Hum., Fadil Mas’ud, S.Sos., S.H., M.Hum., Ngongo Dede, S.H., M.Hum., dan Megi Octaviana Radji, S.H., M.Hum.
Selain memberikan penyuluhan hukum, tim juga mendampingi pemerintah desa dalam memahami berbagai aspek regulasi tata kelola pemerintahan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Puncak kegiatan ditandai dengan peluncuran resmi Website Desa Mburukulu yang disambut antusias oleh seluruh peserta. Momen tersebut menjadi tonggak penting transformasi digital pemerintahan desa di Kecamatan Pahunga Lodu.
Yang membanggakan, Desa Mburukulu kini tercatat sebagai desa pertama dan satu-satunya di Kecamatan Pahunga Lodu yang telah memiliki website resmi. Bahkan, hingga saat ini tingkat kecamatan sendiri belum memiliki website sebagai media informasi publik.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumba Timur untuk memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi pengelolaan keuangan desa, serta membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Melalui Program PKM Berdampak 2026, Undana kembali membuktikan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Digitalisasi pemerintahan desa yang diwujudkan melalui website Desa Mburukulu menjadi langkah strategis menuju desa yang modern, transparan, dan berdaya saing di era transformasi digital.(Alberto/NET/RLS/UNDANA/BOY)






