Jakarta (MEDIATOR)– Universitas Nusa Cendana (Undana) terus berkomitmen melakukan perbaikan tata kelola institusi dengan mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya agar lebih adaptif terhadap teknologi digital. Semangat transformasi ini selaras dengan webinar nasional bertajuk “Panduan Praktis dan Step-by-Step AI untuk Tugas Harian” yang diselenggarakan secara daring pada Jumat, 9 Januari 2026.
Webinar yang merupakan hasil kolaborasi BINAR Academy, DPRD Kota Bandung, Microsoft Elevate, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) ini, menjadi momentum bagi ASN Undana untuk mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI) ke dalam sistem kerja birokrasi kampus. Penggunaan AI dinilai bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik, akurasi data, serta transparansi tata kelola di lingkungan perguruan tinggi.
Perwakilan pimpinan DPRD Kota Bandung, Dani Ramdani, dalam arahannya menegaskan bahwa AI adalah alat efektif untuk memangkas birokrasi yang kaku. “Penguasaan AI bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan bagi ASN untuk meningkatkan efektivitas pelayanan serta akuntabilitas birokrasi,” ujarnya.
Bagi Undana, relevansi teknologi AI dalam tugas harian ASN sangat krusial untuk memperbaiki alur kerja administratif dan pelayanan kemahasiswaan. Dalam sesi teknis yang dipandu oleh pakar AI, Aldo Lionel, peserta dibekali teknik penyusunan perintah (prompt) yang efektif menggunakan kerangka PIKF (Persona, Instruction, Context, Format). Teknik ini memungkinkan ASN Undana mengolah data birokrasi, menyusun laporan, hingga merespons layanan publik dengan hasil yang lebih akurat dan terstruktur dalam waktu singkat.
Selain aspek teknis, webinar ini juga memberikan penekanan khusus pada etika dan keamanan data. ASN diingatkan untuk tetap menjaga kerahasiaan data negara dan data pribadi sivitas akademika saat menggunakan platform AI publik. Hal ini menjadi poin penting bagi Undana dalam menjaga integritas informasi institusional di tengah arus digitalisasi.
Antusiasme ASN dari berbagai unit kerja menunjukkan kesiapan Undana dalam menyongsong birokrasi masa depan. Dengan ASN yang mampu memanfaatkan AI secara bijak, tata kelola Undana diharapkan menjadi lebih adaptif, efisien, dan berorientasi pada kualitas pelayanan yang prima.
Implementasi AI di tingkat harian ini diharapkan mampu menjadi mesin penggerak bagi Undana untuk terus bertumbuh sebagai institusi yang transparan dan profesional, sejalan dengan visi menuju universitas yang unggul dan berdaya saing global di era digital. (IyL/RLS/UNDANA/BOY)






