Dili (MEDIATOR) – Universitas Nusa Cendana (Undana) semakin memperkokoh posisinya di kancah internasional dengan merealisasikan lima agenda strategis di Timor Leste pada 12 hingga 13 Maret 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Undana untuk bertransformasi menjadi Global University yang memberikan dampak nyata di kawasan regional.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., menegaskan bahwa kunjungan kerja ini bukan sekadar seremoni, melainkan implementasi tanggung jawab institusi dalam memperluas kontribusi pendidikan dan mempererat hubungan bilateral melalui kolaborasi lintas negara.
Internasionalisasi Pendidikan Kedokteran dan Rekrutmen Mahasiswa
Salah satu poin krusial dalam kunjungan ini adalah penguatan kerja sama dengan Universidade Catolica Timor-Leste (UCT). Fokus utamanya adalah program Pendidikan Profesi Dokter, di mana sebanyak 60 mahasiswa semester delapan UCT dijadwalkan akan menjalani koasistensi di Undana pada semester ganjil mendatang.
Guna memastikan keselarasan standar kompetensi medis, Dekan beserta Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Undana turut memberikan kuliah umum bagi para calon dokter tersebut. Paralel dengan agenda medis, Undana juga menggelar rekrutmen mahasiswa asing untuk jenjang S1 hingga S3 di Pusat Budaya Indonesia (PBI) KBRI Dili. Dalam rekrutmen jalur mandiri ini, Undana menyediakan skema beasiswa khusus guna meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi putra-putri Timor Leste.
Optimalisasi Jejaring Alumni dan Riset Kolaboratif
Delegasi Undana juga mengunjungi Universidade de Paz (UNPAZ) untuk menemui jajaran pimpinan universitas yang mayoritas merupakan alumni Program Pascasarjana Undana. Strategi merangkul alumni ini dinilai sangat strategis untuk menjaga mutu pendidikan melalui umpan balik dan evaluasi relevansi kurikulum.
“Komunikasi dengan jejaring alumni sangat penting. Masukan dari mereka menjadi bahan evaluasi bagi Undana untuk terus memperbaiki kualitas pembelajaran agar tetap kompetitif secara global,” ujar Prof. Annytha.
Dukungan Diplomatik dan KKN Internasional
Rangkaian agenda diakhiri dengan pertemuan bersama Duta Besar RI untuk Timor Leste. Pertemuan tersebut membahas penguatan riset kolaboratif serta keberlanjutan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang telah rutin dilaksanakan selama tiga tahun terakhir.
Melalui lima agenda besar ini, Undana optimistis dapat meningkatkan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) sekaligus membuktikan peran nyata institusi dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di kawasan Asia Tenggara. (IyL/rls/undana/boy)






