RSU Undana Optimalkan Layanan Kesehatan Terintegrasi Pasca-Kerja Sama BPJS Kesehatan

Pendidikan835 Dilihat

KUPANG – Rumah Sakit Umum Universitas Nusa Cendana (RSU Undana) terus mengoptimalkan dan memperluas akses pelayanan kesehatan terintegrasi bagi masyarakat NTT, menyusul kemitraan strategis yang terjalin dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejak Juni 2026.

 

Integrasi layanan BPJS Kesehatan ini menjadi pijakan vital dalam meningkatkan keterjangkauan mutu pelayanan medis masyarakat di Kota Kupang dan sekitarnya. Pengoptimalan ini memastikan para peserta BPJS dapat mengakses fasilitas penanganan kesehatan yang komprehensif, cepat, dan merata tanpa terkendala masalah finansial maupun keterbatasan kapasitas ruang rawat.

 

Implementasi Layanan BPJS dan Peningkatan Pasien

 

Sejak kesepakatan kerja sama resmi berjalan pada Juni 2026, RSU Undana langsung membuka akses pelayanan bagi pasien peserta BPJS Kesehatan untuk berbagai unit perawatan, mulai dari instalasi gawat darurat hingga rawat inap.

 

Direktur RSU Undana, dr. Efrisca M. Br. Damanik, M.Biomed., Sp.PA., MM., mengonfirmasi bahwa pelayanan medis bagi peserta jaminan kesehatan sosial tersebut telah berjalan secara konsisten dan menunjukkan tren yang sangat positif.

Baca Juga  Undana Koleksi 79 Guru Besar, Rektor Sebut Benteng Akademik Kampus

“Mulai dari Juni itu kita sudah terima pasien, mulai dari poli rawat jalan sudah ada, kemudian UGD, sampai ke rawat inap. Untuk memulai ini saya pikir itu hal yang baik sekali,” ujar dr. Efrisca.

 

Seiring berjalannya waktu, pengoperasian layanan BPJS ini memicu peningkatan jumlah kunjungan pasien setiap bulannya. Kebutuhan medis yang ditangani RSU Undana sangat beragam, mencakup konsultasi rawat jalan, layanan persalinan, hingga perawatan penyakit spesifik, terutama pada pasien anak, ibu melahirkan, dan pasien yang membutuhkan penanganan penyakit dalam.

 

Kesiapan SDM dan Kelengkapan Fasilitas Medis

 

Merespons tren kenaikan jumlah pasien, RSU Undana memperkuat kesiapan tenaga medis sebagai pilar utama menjaga mutu pelayanan. Saat ini, RSU Undana menyiagakan sekitar 10 dokter umum di Unit Gawat Darurat (UGD) yang didukung oleh jajaran dokter spesialis dari pelbagai disiplin ilmu.

Adapun ketersediaan dokter spesialis di RSU Undana saat ini mencakup spesialis penyakit dalam, obstetri dan ginekologi (obgyn), anak, bedah, orthodontist, mata, patologi anatomis, patologi klinik, hingga ilmu kedokteran forensik.

Baca Juga  Panji Undana Berkibar di Ajang Nasional ONMIPA-PT 2026

 

Kelengkapan kualifikasi tim medis RSU Undana diselaraskan dengan ketersediaan fasilitas pelayanan medis yang memadai bagi seluruh peserta BPJS. Layanan yang disediakan mencakup penanganan medis darurat di UGD, pemeriksaan rawat jalan, tindakan operasi skala kecil hingga sedang, serta penyediaan obat-obatan secara terintegrasi.

 

Selain itu, RSU Undana menunjang proses diagnosis melalui pemeriksaan laboratorium dan radiologi yang modern. Dari sisi sarana perawatan, kapasitas ruang rawat inap Kelas 1, Kelas 2, hingga Kelas 3 masih tersedia dalam jumlah yang cukup luas, sehingga seluruh pasien dapat terakomodasi secara baik sesuai kebutuhan medis tanpa khawatir kehabisan tempat tidur.

 

Rencana Ekspansi Layanan Spesialis Paru, Saraf, dan Jantung

 

Meskipun berbagai fasilitas pendukung telah berfungsi optimal, RSU Undana tidak berhenti melakukan pembenahan internal. Manajemen rumah sakit terus mematangkan rencana penguatan kapasitas pelayanan melalui pemenuhan dokter spesialis di bidang-bidang yang krusial.

Baca Juga  Undana Punya Strategi Cegah Korupsi Dana Desa, Luncurkan Website Transparansi di Sumba Timur

 

 

Direktur RSU Undana menyampaikan rencana penambahan tenaga medis ahli tersebut guna merespons dinamika dan variasi kebutuhan kesehatan masyarakat yang terus berkembang.

 

“Mungkin dalam waktu dekat kita akan merekrut dokter spesialis paru dan saraf, atau mungkin juga jantung jika persiapannya sudah matang. Jika memang tahun ini belum siap, progresnya akan terus kita lanjutkan ke tahun depan,” ungkap dr. Efrisca.

 

Jangkauan Pengabdian Masyarakat dan Medical Check-Up

 

Tidak hanya berfokus pada penguatan infrastruktur dan operasional medis di dalam area rumah sakit, RSU Undana juga proaktif memperluas jangkauan pelayanannya langsung ke tengah-tengah masyarakat.

 

Melalui program pengabdian kepada masyarakat, RSU Undana secara berkala menyelenggarakan kegiatan pemantauan kesehatan publik, seperti pemeriksaan ultrasonografi (USG) kehamilan bagi ibu hamil serta pemeriksaan kesehatan menyeluruh (medical check-up/MCU) guna mendorong pencegahan dan penanganan dini masalah kesehatan di masyarakat. (Audc/RLS/UNDANA/TIM)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan