Walikota Sebut Serena Komandan, SABOAK Kini Panen Milyaran

Lainnya441 Dilihat

KUPANG– Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak) yang setahun terakhir ini berpusat di Taman Nostalgia, tercatat sukses besar yang telah berkembang menjadi ruang ekonomi, kreativitas, dan perjumpaan masyarakat Kota Kupang. Untuk memperingati kesuksesan program itu, digelarlah peryaaan HUT ke-1 pada Minggu (22/6) petang.

Walikota Kupang, dr Christian Widodo dalam sambutannya mengurai sejarah Saboak dan capaian hebatnya termasuk dia berbagi peran dengan Wakil Walikota sehingga Saboak berkontribusi besar pada PAD.

“Jadi, kaka wakil sebagai komandannya saya titipkan untuk terus liat-liat Saboak. Satu tahun yang lalu, saya dan kaka wakil duduk bersama, untuk mengungkapkan sebuah ide, bagaimana supaya taman ini hidup, punya nyawa,”tegasnya.

Diakui pengurus pusat PSI itu bahwa dimulai dengan anggaran yang sangat terbatas, namun mereka melakukan efisiensi.

“Kami melakukan efisiensi. Saya dan Ibu Wakil tidak membeli mobil dinas baru dan memanfaatkan anggaran yang ada untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Bank Mandiri, Taspen dan para sponsor lainnya. Dari kolaborasi itulah Saboak bisa lahir,” ungkapnya.

Masih menurutnya keberhasilan Saboak membuktikan program tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran, melainkan pada kekuatan kolaborasi semua pihak. Berbagai keraguan di awal pelaksanaan kini terjawab dengan antusiasme masyarakat yang terus meningkat.

Baca Juga  Wali Kota Serahkan Kunci Rumah RISHA Bagi 173 KK Korban Seroja

Hingga saat ini, total perputaran ekonomi di Saboak tercatat mencapai sekitar Rp6,3 miliar dengan rata-rata transaksi sekitar Rp80 juta setiap pekan. “Ini adalah uang yang berputar untuk masyarakat. Pemerintah Kota tidak mengambil retribusi dari lapak-lapak ini. Semua benar-benar untuk dan oleh masyarakat sendiri,” tegasnya.

Wali Kota juga menilai perayaan satu tahun Saboak bukan sekadar hari jadi, tetapi perayaan keberhasilan kolaborasi. Ia mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak takut menyampaikan ide-ide kreatif. “Lebih baik memulai daripada menunggu semuanya sempurna. Better start than wait perfect. Mulai saja dulu, jalankan, lalu jika ada hambatan kita cari solusi bersama,” pesannya.

Lebih lanjut, Wali Kota mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Kupang tengah mengkaji penambahan hari pelaksanaan Saboak menjadi tiga hari, yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu. Selain itu, pemerintah juga berencana menambah lapak, memperkuat pengamanan melalui penambahan personel Satpol PP, membangun pos Satpol PP, serta meningkatkan fasilitas penerangan dan sarana pendukung lainnya di kawasan Taman Nostalgia.

Baca Juga  Terimakasih Pak Walikota...Jalan di GOR Mulai Dikerjakan Pekan Depan, Pemkot Transparan

Wali Kota turut mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan fasilitas Saboak. Menurutnya, keberlanjutan program sangat bergantung pada rasa memiliki bersama. “Ini milik kita bersama. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Karena itu mari kita jaga bersama-sama,” ajaknya.

Menanggapi materi terkait Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas pendampingan Kantor Wilayah Kementerian Hukum. Ia menegaskan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual bagi pelaku UMKM.

“Kita sudah dibantu mengurus kekayaan intelektual ini. Ini penting sekali seperti yang Pak Bawono sampaikan tadi. Mama-mama UMKM juga harus mendaftarkan, terutama yang punya inovasi-inovasi di bidang makanan dan kuliner. Jangan lupa untuk segera mendaftarkan ke Kementerian Hukum,” ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan Saboak hingga mampu bertahan dan terus berkembang sampai saat ini.

Sementara Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberlangsungan Saboak selama satu tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Saboak tidak terlepas dari semangat kolaborasi seluruh elemen, baik pemerintah, komunitas, sponsor, maupun pelaku UMKM.

Baca Juga  Borong Medali, Paduan Suara SMP dan SMA Satya Wacana Bersinar di 11th Sapta Gita Choral Festival 

Serena mengakui bahwa perjalanan Saboak selama satu tahun tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan, terutama saat musim hujan, sempat dirasakan oleh para pelaku UMKM. Namun Pemerintah Kota Kupang terus berupaya agar masyarakat tetap dapat menjalankan usaha, termasuk rencana menghadirkan platform digital untuk memperluas pemasaran produk UMKM.

Lebih lanjut, ia menyambut baik rencana pengembangan Saboak, termasuk penambahan hari pelaksanaan yang sedang dikaji pemerintah. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti nyata manfaat Saboak bagi perekonomian warga. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD, sponsor, serta mitra kolaborasi seperti Bank Mandiri, Taspen, Bank Indonesia, dan BRI.

Hadir saat itu Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry E. Pelt, S.H., Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bawono Ika Sutomo, Kepala PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Kupang Peter Laurensius Samosir, Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Kupang Lohot Jon Piter Sidabutar, para Asisten Sekda Kota Kupang, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, para Camat dan Lurah se-Kota Kupang, para pelaku UMKM, serta masyarakat Kota Kupang. (RLS/KOTKUP/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan