KUPANG—Universitas Nusa Cendana (Undana) berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tiga desa pada Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu. Sebanyak 30 orang mahasiswa dari Undana dan 30 dari UGM, dibawah asuhan dua dosen pembimbing masing-masing Muhammad Sulaiman D.Eng dari UGM dan Dr. Ir. Alfred O.M Dima, M.Si., 60 orang mahasiswa ini akan melaksanakan KKN selama enam (6) bulan dengan pembagian 20 orang di tiap desa yakni Desa Sadi, Desa Dualaus dan Desa Tulakadi.
Rektor Undana, Prof Dr Ir Jefri Bale, ST., M.Eng didampingi pejabat dari Undana maupun UGM, pejabat Pemkab Belu, Ketua Kagama NTT dan pejabat terkait, Senin (22/6) pagi bertempat di pelataran gedung rektorat Undana di Penfui, melepas para mahasiswa. Selanjutnya mereka berangkat ke Atambua dengan menggunakan tiga bus carteran yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Belu.

Foto: Mediator
Atas nama rektor UGM, Muhammad Sulaiman menyampaikan terimakasih kepada Undana yang sudah menerima UGM untuk bekerjasama dalam melaksanakan program KKN kolaborasi di Kabupaten Belu. Menurutnya, saat ini UGM sedang menyelenggarakan program KKN di beberapa tempat di Indonesia. Dia berharap kehadiran mahasiswa UGM di NTT dapat memberi arti lebih pada pembangunan.
Sementara Rektor Prof Jefri Bale dalam sambutannya berpesan agar para peserta KKN mengedepankan semangat kolaborasi.
“Saya berpesan agar nantinya tolong kedepankan semangat bekersamaan. Adik-adik dengan latar belakang yang berbeda, tolong agar ketika di masyarakat jangan perbedaannya yang ditonjolkan melainkan spirit kebersamaan. Jagalah semangat kebersamaan sebagai agen perubahan,”harap Prof Jefri sembari meminta kepada mereka untuk saling menjaga. (BOY)






