Kupang (MEDIATOR)—Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, Kamis (19/2) pagi bersama rombongan berkunjung ke kantor walikota Kupang. Disana mereka bertemu dengan Wakil Walikota, Serena Francis di ruang kerjanya. Dalam pertemuan itu, Undana menyampaikan komitmen kuatnya untuk mendukung pembangunan Kota Kupang hingga tahun 2029 melalui riset dan pengabdian masyarakat.
Untuk mendukung komitmen itu, Unana menyiapkan dana pendampingan senilai Rp1 M pada tahun 2026.
Adapun fokus utama pendampingan ini meliputi pengelolaan sampah, penguatan ekonomi berbasis UMKM, serta reformasi birokrasi yang menjadi prioritas di tahun pertama kepemimpinan Walikota Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis.
Rektor Prof. Jefri S. Bale, di kesempatan itu menegaskan bahwa seluruh civitas akademika siap mengawal pembangunan Kota Kupang dengan mengerahkan sumber daya manusia dan keilmuan yang dimiliki.
“Dengan dana pendampingan senilai Rp1 miliar ini maka kita akan fokuskan pada isu strategis seperti pengelolaan sampah, penguatan ekonomi masyarakat, dan reformasi birokrasi. Kami ingin filosofi ‘kampus berdampak’ benar-benar terasa sejak tahap perencanaan, bukan hanya saat hasilnya dipublikasikan,”jelasnya.
Undana juga siap mendukung pengembangan teknologi pengolahan sampah, termasuk inovasi daur ulang sampah non-organik menjadi bahan bakar, paving block, hingga produk furnitur yang sudah diterapkan di lingkungan kampus.
Saat itu Wawali Serena menyambut baik dan menegaskan pentingnya kolaborasi riset dengan Undana demi mendukung capaian pembangunan yang lebih terukur pada tahun 2026.
“Prinsipnya kami sangat terbuka terhadap masukan akademisi agar kebijakan yang diambil berbasis data dan kajian ilmiah,”ungkapnya. (RLS/TIM)






