Rektor Hingga Wagub Dukung Kontingen Pesparawi ke Malaysia: Buktikan, Guncang Dunia

Pendidikan449 Dilihat

KUPANG – Dukungan kian mengalir untuk kontingen mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana), yang akan berlaga di ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat internasional di Sarawak, Malaysia. Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., saat melepas kontingen mahasiswa Undana yang akan berlaga di tingkat internasional ini memberi motivasi dan membakar semangat para mahasiswa agar tampil penuh percaya diri di panggung global.

Pelepasan delegasi ini dilakukan langsung pada Rabu (17/6/2026), sesaat setelah peresmian layanan BPJS Kesehatan di RSU Undana, Naikoten, Kota Kupang. Keikutsertaan delegasi Undana dalam kompetisi internasional ini menurut rektor, sebagai momentum krusial untuk mematahkan stereotip dan membuktikan taji pemuda Indonesia Timur di mata dunia.

Rektor menegaskan bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk mengukir prestasi lintas negara. Ajang di Sarawak menjadi panggung pembuktian bahwa kualitas dan talenta akademisi asal NTT sejajar dengan para peserta dari belahan dunia lain.

“Silakan tunjukkan kualitas terbaik kalian. Tunjukkan bahwa generasi muda yang datang dari timur selatan Indonesia tidak kalah dengan daerah lain dalam ajang internasional ini. Kalau bisa meraih juara, itu tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Prof. Jefri Bale memberikan motivasi.

Dukungan serupa mengalir dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT). Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol. Dr. Johni Asadoma, S.H., M.Hum., yang juga merupakan alumni Undana, menilai kompetisi ini sebagai ruang strategis bagi mahasiswa untuk menguji kapasitas diri di tengah ketatnya persaingan global.

Baca Juga  Tidak Main-Main, Rektor Undana Targetkan 100 Profesor Baru: Ini Strareginya

Johni optimistis modal budaya masyarakat NTT yang dikenal memiliki bakat alamiah luar biasa di bidang seni suara akan menjadi pembeda di Sarawak. Tradisi bermusik yang mengakar kuat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat bumi Flobamora diproyeksikan menjadi kekuatan utama kontingen dalam merebut tempat tertinggi.

Diplomasi Budaya Melalui Seni Suara

Pengiriman kontingen Pesparawi Undana ke Malaysia membawa dampak strategis yang lebih besar dari sekadar kompetisi seni. Di era globalisasi, ajang ini bertransformasi menjadi ruang diplomasi budaya (cultural diplomacy) digital dan langsung yang digerakkan oleh anak muda NTT.

Melalui harmoni suara, delegasi Undana tidak hanya membawa misi membawa pulang trofi juara, tetapi juga memikul tanggung jawab memperkenalkan kekayaan identitas, lagu daerah, dan keragaman budaya Indonesia kepada audiens internasional.

Baca Juga  Mahasiswa Undana Hadirkan Teknologi Siasati Keterbatasan Lahan di Pesisir Nunbaun Sabu

Bagi Undana, capaian di Sarawak nantinya akan mendongkrak indikator kinerja utama (IKU) universitas dalam hal prestasi mahasiswa di tingkat internasional, sekaligus mempertegas bahwa Kampus Hijau Penfui siap melahirkan talenta yang tidak hanya unggul di ruang kuliah, tetapi juga adaptif dan kompetitif di panggung dunia. (Alk/RLS/UNDANA/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan