KUPANG--Universitas Nusa Cendana (Undana) menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan Association of Japan-Indonesia Veterinary Education (AJIVE) 2026.
Kegiatan yang dirangkai dalam 10 th international symposium ini diawali dengan gala dinner yang dilaksanakan Jumat (5/6/2026) di Grha Undana dan konferensi pada Sabtu (6/6).
Untuk diketahui, AJIVE 2026 mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan di bidang kedokteran hewan dan peternakan, baik dari dalam maupun luar negeri. Di forum ini mereka akan membahas berbagai isu di bidang peternakan, termasuk isu-isu krusial seperti virus Rabies dan sebagainya.
Terpantau media ini, hadir dalam forum gala dinner, para akademisi lintas dua negara baik dari Indonesia maupun Jepang.

Foto: Mediator
Rektor Undana, Prof Jefri Bale, ST , M.Eng dalam konferensi pers kepada awak media berterimakasih karena Undana sudah dipilih dalam pelaksanaan 10 tahun konferensi AJIVE.
“Kami mendukung sepenuhnya konferensi ini karena menjadi moment penting pertemuan teman-teman akademisi, peneliti seluruh Indonesia dan Jepang untuk mendiskusikan berbagai hasil riset. Ini penting menyongsong pelaksanaan dies natalis,”ungkapnya.
Sementara Dekan Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FHKKH) Undana, Dr. dr. Christina Olly Lada, M.Gizi selaku ketua panitia melaporkan AJIVE ini dilaksanakan setiap tahun dan tahun ini ada 13 anggota dari Indonesia serta 10 member dari Jepang hampir semuanya hadir.
“ini juga menambah semangat para akademisi dan pelaku riset untuk berbagi ilmu dan penemuan-penemuan baru,”tegasnya menambahkan ini adalah kesempatan baik dimana mereka bisa berbagi soal informasi terkini di ilmu kedokteran hewan, serta memetakan keunggulan di NTT.
Pak Prof Te’uku Reza yang adalah Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Aceh, representasi dari Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI) yang hadir mwakiki ketua asosiasi berterimakasih atas sambutan dari Undana dan dia berharap ada sinergitas dalam forum ini.
Prof Kiyoshi Kano, Joint Faculty of Veterinary Medicine, Yamaguchi University-Jepang dalam sambutannya menegaskan sudah 10 tahun ini ada kerjasama antara Indonesia-Jepang sehingga dengan dijadikannya Undana sebagai host kali ini, pihaknya berharap kehadiran mereka memberi kontribusi pada tidak saja provinsi NTT melainkan Indonesia. (boy)






