Kupang (MEDIATOR)—Universitas Nusa Cendana (Undana) mengerahkan sejumlah profesor untuk melakukan penelitian dan pengabdian di Kota Kupang. Untuk mendukung program tersebut, Undana menyiapkan dana pendampingan senilai Rp1 M di tahun 2026 ini. Kedepan, penelitian dan pengabdian ini akan difokuskan pada isu strategis seperti pengelolaan sampah, penguatan ekonomi masyarakat, dan reformasi birokrasi.
“Kami ingin filosofi ‘kampus berdampak’ benar-benar terasa sejak tahap perencanaan, bukan hanya saat hasilnya dipublikasikan,”jelas Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., bersama jajarannya saat bertamu ke ruang kerja Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, Kamis (19/2).
Pertemuan ini merupakan wujud sinergitas antara institusi perguruan tinggi dan pemerintah dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dengan program-program strategis.
Rektor Jefri menambahkan ada beberapa topik yang sudah didiskusikan terkait Reformasi Birokrasi, Penanganan Sampah, dan Ekonomi serta tidak terlepas ad isu-isu lainnya untuk dilakukan pendampingan. “Kami berharap kegiatan penelitian dan pengabdian ini langsung berdampak kepada masyarakat,”ungkapnya. (RLS/TIM)






