Gubernur Lemhanas, VBL dan TW Bawa Pesan Jokowi ke Dili, Bahas Zona Perdagangan Bebas

Polkam923 Dilihat

Dili (MEDIATOR)—Presiden RI, Joko Widodo tak mau berlama-lama menjadikan zona perbatasan antara RI-Timor Leste menjadi zona perdagangan bebas (free trade zone). Buktinya, Sabtu(15 Oktober 2022), dia mengirim sebuah delegasi menuju ke Dili, dan di Istana Negara Dili (Palacio Governor), diadakan pertemuan antara Delegasi Pemerintah Republik  Indonesia dan Delegasi Pemerintah RDTL.

Untuk diketahui, Delegasi Pemerintah Republik  Indonesia diwakili oleh  Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Indonesia (Lembaga Ketahanan Nasional RI), Andi Widjajanto selaku koordinator delegasi Indonesia, Dubes RI untuk Timor-Leste, Okto Dorinus Manik, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Pengusaha Senior Indonesia Tommy Winata.

PERTEMUAN. PM RDTL, Taur Matan Ruak, saat menerima Delegasi Pemerintah Republik  Indonesia di istana Negara Dili.
Foto: Biro AP Setda NTT

Release Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, kemarin, menyebutkan, Delegasi Pemerintah RDTL diwakili oleh Yang Mulia Perdana Menteri Taur Matan Ruak didampingi Menteri Dewan Kepresidenan, Fidélis Manuel Leite Magalhães, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Joaquim Amaral, Menteri Pariwisata, Perdagangan dan Industri, José Lucas do Carmo Silva, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Adaljiza Albertina Xavier Reis Magno, Presiden Otoritas Rejjaun Administratif Khusus Oekusi-Ambeno (RAEOA), Arsenio Paixão Bano, Kepala Kabinet Perdana Menteri; Azevedo Lourenço da Costa Marçal.

Baca Juga  Wapres Tiba di Kupang, Esok Bahas Kemiskinan Ekstrim di Manggarai, Sumba, Rote dan TTS

“Pertemuan kedua delegasi tersebut membahas tentang rencanakan pembentukan Free Trade Zone di perbatasan Timor Leste dan Indonesia di Kawasan Oekusi-Ambeno,”demikian release.

Dalam sambutannya, Andi Widjajanto selaku koordinator delegasi Indonesia menyampaikan bahwa delegasi RI membawa pesan dari Presiden RI, Joko Widodo untuk mempercepat proses kerjasama di perbatasan antara Pemerintah Timor Leste dan Indonesia.

“Agar bisa mengarah pada pembentukan Ekonomi Industri Khusus yang mengarah pada perdagangan Bebas antara Indonesia dan Timor Leste. Diharapkan agar hal ini bisa segera terealisasi sehingga kedua negara bisa meningkatkan kerjasamanya untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan bersama antara kedua negara di Pulau Timor,”demikian Andi Widjajanto.

Pengusaha senior Indonesia, Tommy Winata saat menerima cinderamata dari PM RDTL, Taur Matan Ruak.

Pertemuan ini adalah tindak lanjut dari hasil pertemuan bilateral sebelumnya antara Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo dan Presiden Republik Demokrasi Timor Leste, Dr José Ramos Horta di Jakarta, Indonesia. (AP/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan