Fahmi Abdullahi Dipercaya Masuk Jajaran DPN IARMI, Dilantik Menko Polkam RI

Polkam926 Dilihat

JAKARTA–H. Fahmi H. Abdullah, pengusaha sukses dan pemilik jaringan bisnis retail Jabal Mart, cafe, real estate dan pertanian modern di NTT, dipercaya masuk jajaran pengurus Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (DPN IARMI).

Pada Sabtu 26 September 2026 pagi,  Menteri Koordinator Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago hadir dan melantik kepengurusan organisasi ini di IPDN Kampus Jakarta.

DPN IARMI dipimpin Prof. Dr. H. Bahrullah Akbar, SE. MBA. sebagai ketua, Muhammad Arwani Deni, SE sebagai ketua harian, H.A. Riza Patria, MBA sebagai Sekjen, dan Drs. Arifin. M.A.P sebagai bendahara umum.

Hadir dan menyaksikan moment ini, sejumlah pejabat kementerian, tamu undangan lain serta pengurus dan anggota DPP IARMI se-Indonesia.

Sebuah tanggungjawab besar diserahkan padanya untuk menduduki jabatan baru di departemen paling penting, yakni wakil ketua Departemen Perekonomian.

Prof Bahrullah Akbar dan jajaran pengurus saat dilantik Menko Polkam RI.
Foto: dok

Di departemen ini, Fahmi bersama T.M Fuad Hassan sebagai ketua, membawahi empat bidang lainnya yakni: Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, Perindustrian, dan Hilirisasi, Bidang Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, bidang Peternakan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan serta Bidang Kelautan, Perikanan, dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Setiap bidang dipimpin satu ketua dan empat anggota.

Baca Juga  Rektor Undana Taruh Harapan Besar Pada Menwa Mahadana

Ternyata nama Fahmi tidak tiba-tiba muncul di publik, melainkan dia berproses dari bawah.

Mengawali bisnis dari nol, pengusaha yang memiliki motto Amati, Tiru, Modivikasi dan Inovasi ini memulai seluruh perjuangannya dengan keyakinan, selalu ada jalan untuk sebuah niat baik.

Sejak mahasiswa, dia berproses di barak, menjadi seorang organik aktif Resimen Mahasiswa yang dididik serta dilatih oleh TNI di Rindam V Brawijaya/Rindam Jawa Timur.

Karena kemampuannya mengkoordinir anggota serta menjaga stabilitas organisasi, sehingga mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) NTT ini dipercaya menjadi Komandan Provos di kesatuannya di Untag Surabaya.

Rupanya bekalnya menata organisasi inilah cikal bakal bagi peraih tropy pengusaha muda inovatir di NTT yang penghargaannya diserahkan H.M Alwi Hammu, Staf Khusus Wakil Presiden Jusuf Kalla ini dipercaya memimpin organisasi DPP IARMI NTT, yang memayungi ribuan alumni.

Prof Bahrullah saat menjawab pertanyaan wartawan, ikut mendampingi, Fahmi Andullahi.
Foto: mediator

Keberadaan Fahmi sangatlah diperhitungkan di lingkaran pengusaha muda NTT.

Dia bukanlah seorang pengusaha yang meneruskan kesuksesan pendahulunya. Melainkan dia perintis yang benar-benar bergerak dari bisnis yang minus. Kini Jabal Mart menggurita di NTT, dan akan bertambah lagi dalam tahun-tahun mendatang. Wakil ketua umum APINDO NTT yang kini juga menjabat sebagai Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) NTT ini memiliki visi besar ketika dipercaya masuk jajaran pengurus tingkat nasional.

Baca Juga  Marthen Dira Tome Kagumi SPK: Pekerja Ulet, Layak Pimpin NTT

“Pertama-tama terimakasih atas kepercayaan yang diberikan pada saya. Ini tanggungjawab besar yang harus saya eksekusi, sebagai balas budi karena sudah dididik dan dibesarkan di sebuah rumah besar bernama Resimen Mahasiswa (Menwa),”tegas Fahmi dalam sebuah diskusi kecil dengan media ini di Jakarta, Minggu (27/9).

Dia menawarkan program ‘ IARMI BERDIKARI’: “Dari Desa, Menggerakkan Ekonomi Indonesia”.

Fahmi sependapat dengan Wakil Menteri Desa, A. Riza Patria ketika memberikan materi dalam seminar nasional di Rakernas IARMI di Jakarta, Sabtu. Gagasannya, Potensi desa digerakkan, alumni IARMI menjadi penggerak, usaha dibangun, produk diperkuat, pasar diperluas, antarprovinsi terkoneksi, sehingga lahir pengusaha-pengusaha baru tangguh dari IARMI.

“Di departemen kami, tentu kami ingin menjadikan IARMI sebagai jaringan ekonomi nasional yang mampu menggerakkan potensi desa, memperkuat UMKM, membangun konektivitas perdagangan antarprovinsi, dan mencetak pengusaha baru yang tangguh, mandiri, profesional, serta berjiwa kebangsaan.”

Apa yang ditawarkan Fahmi bukan sebuah hal baru. Dia sudah berjalan dengan konsep pola pertanian modern, yang menjadikan potensi pertanian lokal sebagai sumberdaya unggul. Jabal Farm, perusahaannya kini memiliki ratusan hektar kebun di sejumlah kabupaten. Sumberdaya pertanian yang dibudidayanya antara lain Pepaya, Singkong Pisang Cavendis, jeruk keprok dan masih banyak lagi. Ada pola yang dipakainya, yakni berbagi keuntungan dengan petani lokal.

Baca Juga  Menko Polkam Bangga Berbaret Ungu, Ajak IARMI Waspadai Hoax di Medsos
Suasana pelaksanaan seminar dan Rakernas IARMI.
Foto: mediator

Tenaga kerja yang terlibat baik di lapangan maupun sebagai tenaga administrasi, hampir 70 persen adalah alumni Menwa.

“Kita saling menopang dan usaha ini sedang berjalan. Saya menawarkan ide untuk dipakai IARMI kedepan yakni mengidentifikasi potensi ekonomi desa di seluruh Indonesia sehingga terciptalah jaringan pengusaha dan UMKM alumni IARMI,”ujarnya menambahkan, jika ini sudah berjalan maka sudah sepatutnya dibuka akses pasar antarprovinsi sehingga terkoneksi usaha antar sesama alumni Menwa.

Ada peluang yang bisa ditangkap yakni bisa membangun kemitraan dengan pemerintah, perbankan, BUMN, swasta dan marketplace serta menciptakan model bisnis yang dapat direplikasi dari satu daerah ke daerah lain.

“Menurut saya, jangan membuat program ekonomi IARMI sekadar berupa seminar kewirausahaan, bazar atau pelatihan, melainkan menghadirkan program yang harus mempunyai rantai pasar yang pasti,”ungkapnya.

Rekam Jejak Fahmi

Fahmi Abdullahi diterima menjadi anggota Menwa di Untag Surabaya pada tahun 1993 sebagai anggota, lalu pada tahun dipercaya menjadi provoost dan di tahun 1995 sebagai polisi resimen. Fahmi lalu dipercaya menjadi komandan provoost Yon 816 Untag Surabaya di tahun 1996 dan menjadi Kasi 1/pam 816 hingga diwisuda pada 1997. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan