Kupang (MEDIATOR)–Ada yang menarik dari kunjungan anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Esthon Foenay saat berkunjung ke gudang milik Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kelurahan Alak Kecamatan Alak Kota Kupang, Senin (4/5/2026) pagi.
Setibanya di sana, Esthon disambut manajemen yang berjejer rapi di halaman gudang pertana yang letaknya di depan. Disana ada lima buah gudang yang penuh berisi beras sebanyak 5.100 ton.

Esthon berkeliling ke sudut-sudut gudang didampingi tenaga ahli fraksi, M. Agung Hardiyanto, M.Han dan rekannya yang lain, diantaranya Marco. Tak terkecuali dua jurnalis yang diundang khusus untuk meninjau gudang. Kunjungan ini sangatlah beralasan, karena Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan kepada seluruh anggota Fraksi Gerindra DPR RI untuk kembali ke Dapil dan mengecek ketersediaan pangan di gudang-gudang Bulog. Ini dilakukan Prabowo dalam kapasitas sebagai pimpinan partai politik untuk mengevaluasi ketersediaan stok pangan tanah air, buntut adanya statmen sejumlah politisi yang meragukan jumlah panen yang surplus tahun ini.
Usai melakukan kunjungan, spontan sebuah kalimat yang jauh dari substansi kunjungan, yakni terkait konfirmasi stok ketersediaan pangan.

Saat itu Esthon sambil melihat sekeliling gudang, tak mampu menyembunyikan kekagumannya pada kebersihan gudang.
Sebaris kalimat pujian pun meluncur dari mulut politisi Gerindra itu.
“Gudangnya sangat bersih. Ini gudang paling bersih di seluruh gudang Bulog yang pernah saya kunjungi. Iya toh, kita kan sudah ke beberapa gudang besar di daerah-daerah penghasil beras terbanyak. Tapi gudang Bulog Kupang paling bersih,”ujar Esthon sembari menoleh ke TA-nya, Agung Hardiyanto. Pernyataan ini pun dibenarkan Agung, bahwa mereka sudah kemana-mana hanya Kupanglah paling bersih.
Erlita Mautang selaku Manager Bisnis Bulog Kupang dan Yosep Yogi Kore selaku Kepala Gudang yang berdiri persis di hadapan Esthon hanya tersenyum. Mereka mengangguk pertanda terimakasih atas apresiasi ini.
“Saya memberi apresiasi kepada manajemen yang tidak saja menjamin stok sehingga aman hingga enam bulan kedepan, melainkan kebersihan gudang. Ini bagus,”ujar Esthon.
Beredar kabar dari sejumlah informan di internal Bulog bahwa kebersihan gudang ini tak lepas dari andil kepala gudang, Om Yogi, demikian disapa. Ketika Yogi Kore bertugas disana, dia tidak main-main dengan kebersihan gudang. Bahkan ketika gudang sedang kosong, dia dengan sigap bersama staf turun tangan menyapu bahkan mengepel hingga bersih. Jika ada bagian yang masih kurang bersih, bagian itu disikat hingga nodanya hilang.

Foto Mediator
Jangankan sarang laba-laba, debu pada tembok pun selalu dibersihkan.
Kinerja positif ini mengundang apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Esthon yang saat itu berkunjung.
“Kinerja seperti ini yang harus terus dijaga dan dipertahankan. Bila perlu diapresiasi dengan promosi dan sebagainya. Karena mereka bekerja serius,”tegas mantan wakil gubernur NTT ini. (BOY)






