Kupang (MEDIATOR)–Presiden RI Prabowo Subianto memastikan stok pangan di seluruh Indonesia aman. Untuk mengontrol ketersediaan pangan serta pendistribusian yang tepat sasaran, maka tidak saja unsur pemerintah digenjot. Melainkan sebagai ketua umum partai, Prabowo mengerahkan seluruh anggota Fraksi Gerindra DPR RI untuk turun ke lapangan.

Tak ketinggalan Esthon Foenay, anggota komisi ll DPR RI. Senin (4/5) pagi, Esthon bersama tenaga ahli fraksi, M. Agung Hardiyanto, M.Han dan rekannya berkunjung ke gudang milik Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur di Kelurahan Alak Kecamatan Alak Kota Kupang.
Disana, Esthon diterima Erlita Mautang selaku Manager Bisnis Bulog Kupang dan Yosep Yogi Kore selaku Kepala Gudang. Setibanya di kompleks gudang, Esthon langsung meninjau dan melihat dari dekat stok beras yang disimpan disana.
Dalam keterangannya, Erlita menjelaskan, total beras yang ditampung di gudang Alak sebanyak 5100 ton yang berasal dari Jawa Timur, Provinsi NTB bahkan ada yang didatangkan dari Sulawesi Selatan.
“Kami juga menampung beras lokal yakni 138 ton yang berasal dari Sulamu Naibonat dan terbanyak dari Oesao. Kami beli gabah dari masyarakat seharga Rp 12.000/kilogram,”tegasnya.

Untuk menjamin stok tetap aman maka saat ini Bulog sementara mendatangkan beras dari luar sebanyak 3.000 ton.
“Dari stok yang ada ini, cukup untuk enam bulan kedepan,”tambah Yosep Yogi Kore.
Tak hanya itu, Bulog pun membeli jagung milik masyarakat yakni dari Sulamu dan Semau sebanyak 400 ton.
“Terbanyak dari Sulamu,”tambah Yogi.
Setelah menerima penjelasan itu, Esthon Foenay menyampaikan bahwa kedatangannya ke gudang Bulog semata-mata atas instruksi Presiden Prabowo agar semua bergerak memantau ketersediaan pangan seluruh Indonesia.
“Setelah saya kunjungi, lima gudang yang ada di Kota Kupang, stok kita cukup banyak bahkan terproyeksi hingga enam bulan kedepan. Semua tidak perlu ragu karena stok yang sedang dalam perjalanan juga lumayan banyak yakni 3.000 ton,”ujar mantan wakil gubernur NTT ini menambahkan “Kita bangga bahwa seperti yang pak presiden sampaikan bahwa hingga kemarin, ketersediaan logistik kita masih bisa diproyeksikan aman. Itu cukup luar biasa karena untuk NTT, selain kebutuhan beras, jagung juga makanan pokok termasuk saya pemakan jagung.”
Eston memberi apresiasi lebih kepada Bulog yang sudah bekerja keras menjaga stabilitas stok beras hingga terjaga. (BOY)






