Esthon Foenay: Gerindra Berpatokan Para Survei, Calon Gubernur Harus Satu Visi dengan Pak Prabowo

Polkam64 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)—Ketua DPD Partai Gerindra NTT, Esthon Foenay menegaskan bahwa saat ini, partai yang dipimpinnya masih menanti hasil survei. Calon yang memiliki skor tertinggi dalam surveilah yang akan diusung menjadi calon gubernur NTT. Penegasan Esthon menjawab kegelisahan di tingkat masyarakat bahwa Gerindra sudah memiliki calon unggulan pada Pilkada Gubernur NTT 27 November 2024.

“Tidak ada (calon unggulan). Semua berproses. Yang pasti bahwa Gerindra NTT adalah partai modern yang tidak sembarangan dalam mengambil keputusan. Untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baik itu gubernur maupun bupati dan walikota, kita berpatokan pada hasil survei,”tegas mantan Kepala Bappeda NTT selama 25 tahun ini di Kupang, Jumat (7/6).

Lebih jauh, wakil gubernur NTT periode 2008-2013 ini menambahkan, pihaknya sudah bekerjasama dengan lembaga survei resmi, yakni IndekStat, dan sudah ada pertemuan dengan para calon gubernur serta wakil gubernur, yang dilangsungkan di Hotel Kristal awal pekan ini. Hadir para calon dan juga perwakilan, dan kepada mereka disampaikan mekanisme survei dan segala konsekwensinya.

Baca Juga  Kejati Kembalikan Tanah Sitaan di Labuan Bajo, Gubernur VBL: Akan Bangun Hotel Bintang 5

“Kita sudah bertemu para calon mengenai survei. Kita akui bahwa survei adalah salah satu parameter kita dalam mengambil keputusan. Dan prosesnya adalah di DPP,”ujar Esthon sembari menyarankan kepada sembilan calon yang sudah mendaftar untuk silahkan melakukan sosialisasi di masyarakat.

“Karena yang rajin bersosilisasilah yang akan merebut hati rakyat dan namanya muncul di permukaan saat survei. Waktunya masih ada, survei akan dilakukan selama dua minggu sehingga kita persilahkan,”tambah Esthon yang meraih suara terbanyak di Partai Gerindra dan Oktober nanti diangkat sumpahnya menjadi anggota DPR RI asal Dapil NTT II ini.

Sementara mengenai kriteria figur seperti apa yang diharapkan oleh Partai Gerindra, Esthon menegaskan bahwa figur itu harus mampu menterjemahkan program presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Baca Juga  SANG PATRIOT, PRABOWO SUBIANTO

“Harus satu visi dengan Pak Prabowo dalam membangun bangsa Indonesia,”tegas Esthon sembari merinci, program unggulan itu seperti pengentasan kemiskinan, pemberian makanan gratis kepada anak sekolah.

Figur itu harus mampu menterjemahkan program tersebut “Yakni ada program makan siang. Banyak anak yang datang ke sekolah dengan perut kosong, karena ketiadaan makan dan ada juga karena keterbatasan waktu. Berikutnya, masih terkait dengan program makan siang ini juga untuk mengangkat derajat hidup masyarakat kita. Dan ketiga, dengan pemberian makanan tambahan ini ada jaminan bahwa rakyat betul-betul merasakan daya layan dari pemerintah kepada masyarakatnya,”ungkap Esthon sembari menyentil, NTT memiliki banyak potensi yakni sektor pertanian. Butuh figur yang tepat dalam mengelola air dari bendungan-bendungan besar yang sudah dibangun Presiden RI Joko Widodo, serta manajemen tata kelola air tanah yang baik agar lahan-lahan tidur digarap.

Baca Juga  Tidak Menentu

Selain itu perhatian terhadap aspek infrastruktur juga menjadi prioritas dalam pembangunan sehingga mempermudah masyarakat dalam mendapatkan akses ke ruang-ruang pelayanan.

Ketika dionfirmasi media ini terkait mekanisme selanjutnya, karena para calon bupati, wakil bupati serta calon walikta dan wakil walikota, Esthon kembali menegaskan “Semuanya sama, kita pakai mekanisme survei. Silahkan bersosialisasi dan mereka akan disurvei.”

Diberitakan media ini sebelumnya, Ketua Bapilu Partai Gerindra NTT, Mario Viera menegaskan bahwa partai ini belum menetapkan pasangan calon dan mengedepankan survei. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *