EKSLUSIF: Terungkap Alasan Mengapa Fary Francis Jarang Dampingi Serena

Metro551 Dilihat

PENGANTAR

Fary Djemy Francis, sebuah nama besar di panggung politik NTT. Nama ini dikenal tatkala maju bertarung sebagai Caleg DPR RI Dapil NTT 2, sebagai politisi pertama yang diusung Partai Gerindra dan lolos ke Senayan. Tak sedikit legacy yang ditinggalkan Fary dalam kerja-kerja nyata infrastruktur maupun karya kebangsaan lainnya. Siapa sangka, kini putrinya Serena Cosgrova Francis mengemban amanat besar dari warga Kota Kupang. Kini politisi remaja yang sukses mengarsiteki FC Bintang Timur, sebuah club olahraga, hingga inovasi hebat lainnya ini terpilih menjabat sebagai wakil walikota Kupang.

Media ini melakukan wawancara ekslusif dengan Fary beberapa saat yang lalu.

Baca Juga  Buruan Nikmati Diskon Cold White Hingga 50 %, Hanya di PARADOX Kupang

Wartawan: Bapak jarang terlihat mendampingi Ananda Serena dalam kegiatan pemerintahan. Apakah itu memang disengaja?

Jawaban:

Ya. Ketika Serena menerima amanah dari rakyat, saya ingin ia dikenal karena integritas, gagasan, dan hasil kerjanya, bukan karena siapa bapanya. Saya memilih mendukung dari belakang, bukan berdiri di depan.

Wartawan: Apakah Bapak tidak khawatir melepasnya memimpin sendiri?

Jawaban:

Tentu setiap orang tua memiliki rasa khawatir. Namun saya percaya, nilai-nilai yang ditanamkan sejak kecil akan menjadi kompas ketika kami tidak lagi berada di sampingnya. Tugas kami orang tua adalah mempersiapkan, bukan menggantikan.

Wartawan: Lalu bagaimana bentuk dukungan Bapak kepada Serena?

Jawaban:

Dukungan saya adalah doa, kepercayaan, dan nasihat ketika diperlukan. Seorang pemimpin harus bertanggung jawab kepada rakyat, bukan bergantung pada keluarganya.

Baca Juga  MW KAHMI NTT Siap Berkolaborasi Majukan NTT

Wartawan: Saat ini kesibukan Bapak sebagai apa?

Jawaban:

Saat ini saya mengemban amanah sebagai Deputi Bidang Investasi BP Batam Otoritas. Fokus saya adalah mendorong investasi berkualitas, memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat. Selain itu saya juga dipercaya sebagai Komisaris Utama PT Taspen ( Danantara). Di sela amanah tersebut, saya juga tetap aktif berbagi pengalaman melalui dunia akademik dan organisasi kemasyarakatan.

Wartawan: Apakah Bapak pernah memberikan pesan khusus kepada Serena dalam memimpin?

Jawaban:

Saya hanya berpesan satu hal: jangan mengejar jabatan, tetapi kejarlah kepercayaan rakyat. Jabatan akan berakhir, tetapi integritas akan dikenang sepanjang hayat.

Baca Juga  Solusi Cerdas Kasrem Simon Petrus Kamlasi Berdayakan Aset GMIT untuk Ekonomi Jemaat

Wartawan: Sebagai seorang bapa, apa doa dan harapan terbesar Bapak?

Jawaban:

Saya tidak berdoa agar anak saya menjadi pejabat yang hebat. Saya berdoa agar ia menjadi pemimpin yang jujur, rendah hati, berani mengambil keputusan yang benar, dan meninggalkan jejak kebaikan bagi masyarakat. Bagi orang tua, itulah warisan yang paling berharga. (Stenly Boymau)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan