KUPANG—Lurah Liliba Kecamatan Oebobo Kota Kupang, Viktor Makoni terus bergerak merubah wajah kelurahan itu menjadi bersih. Kini, mereka berinovasi lagi menghadirkan Bank Sampah Berbasis Digital yang diberinama SILIBA. Mereka pun mengklaim, ini adalah Inovasi Pertama di Kupang & NTT.
Dalam keterangannya, Viktor menegaskan bahwa mereka berinovasi untuk kemajuan kelurahan yang dipimpinnya. Syukur karena upayanya ini didukung warga.
“Ubah sampah jadi tabungan kini makin praktis dan transparan. Melalui Bank Sampah Unit KGC Liliba, pengurusan sampah kini beralih ke sistem digital menggunakan aplikasi SILIBA (Sistem Informasi Bank Sampah Liliba),”tegasnya di Kupang, awal September ini.
Lalu dia merinci, mengapa SILIBA karya inovasi mereka itu berbeda?
- Transparan & Praktis: Tanpa pencatatan manual/buku, nasabah bisa langsung memantau saldo tabungan, riwayat pencatatan, dan penarikan tunai langsung dari HP.
- Metode Jemput Bola: Petugas siap menjemput sampah terpilah langsung ke rumah warga, anak sekolah minggu, hingga PAUD.
- Edukasi Lingkungan: Membantu masyarakat belajar memilah sampah dari rumah demi lingkungan yang bersih dan bernilai ekonomi.
“Sejak diluncurkan pada 20 Juni, lebih dari 1,7 ton sampah berhasil dikelola dan diselamatkan dari lingkungan. Kami akan terus berinovasi menghadirkan pelayanan terbaik,”pungkasnya.
Yuk, dukung program pengelolaan sampah Kota Kupang dengan memilah sampah dari rumahmu. Mari bergabung bersama Bank Sampah Unit KGC Liliba! (BOY)






