Menu

Mode Gelap
Peneliti: Prabowo Telah Buktikan Kinerja dan Kesetiaan Pada Presiden Harusnya Di Bali, Ternyata B20 Chairwoman Beber Peran Besar Bobby Lianto Perjuangkan Labuan Bajo Pimpinan KPK Sangat Sedih, Harus Tangkap Hakim Agung PLN Miliki Holding Subholding, Strategi Jitu Sambut Masa Depan Kerja Keras KADIN NTT Terbukti, Walikota Darwin Setuju Kerjasama dengan Kota Kupang

EksotikNTT · 23 Jul 2022 15:28 WITA ·

Catat Baik-Baik, Ini Kata Pak Jokowi Terkait Tarif Masuk Pulau Komodo, Sarankan ke Rinca Saja


 KETERANGAN PERS. Presiden RI, Joko Widodo didampingi  Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat serta pada pejabat negara, ketika memberi keterangan pers kepada wartawan di Labuan Bajo, Kamis.  Foto: Istimewa Perbesar

KETERANGAN PERS. Presiden RI, Joko Widodo didampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat serta pada pejabat negara, ketika memberi keterangan pers kepada wartawan di Labuan Bajo, Kamis. Foto: Istimewa

MEDIATORKUPANG.COM, KUPANG-Presiden RI, Joko Widodo mengatakan, tarif akses masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar Komodo juga sebagaimana bermanfaat untuk konservasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Demikian dikatakan beliau kepada wartawan usai meresmikan dan meninjau Penataan Kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (21/07/2022).

“Jadi kita ingin konservasi, tapi kita juga ingin pertumbuhan ekonomi lewat turis lewat wisatawan. Ini harus seimbang. Terkait habitat hewan Komodo sebagai tempat wisata, bahwa Pemerintah berupaya untuk melakukan konservasi habitat Komodo di Pulau Komodo dan Pulau Padar,”tegas sosok yang kerab disapa Jokowi itu sembari menambahkan bagi wisatawan yang ingin melihat langsung hewan endemik tersebut, disarankan untuk berkunjung ke Pulau Rinca.

Baca Juga  Proteksi Maha Karya Wanita Lamaholot,  Bank NTT Fasilitasi HaKI

“Untuk wisatawan diberikan akses di Pulau Rinca sehingga ini kita benahi untuk wisatawan dan juga untuk komodonya. Komodo di Pulau Rinca dan di Pulau Komodo itu, komodonya juga sama, wajahnya juga sama. Jadi kalau mau lihat komodo, silakan ke Pulau Rinca, di sini ada Komodo,”tuturnya.

Untuk tarif masuk, Presiden menuturkan bahwa tarif yang dikenakan kepada wisatawan masih sama untuk di Pulau Rinca, sedangkan untuk di Pulau Komodo dan Pulau Padar akan dikenakan tarif yang berbeda.

“Mengenai bayarnya berapa? Tetap. Tapi kalau mau, ‘Bapak, saya pengin sekali melihat yang di Pulau Komodo’ ya silakan, enggak apa-apa juga, tapi ada tarifnya yang berbeda. Itu loh sebetulnya hanya simpel seperti itu, jangan dibawa ke mana-mana. Karena pegiat-pegiat lingkungan, pegiat-pegiat konservasi juga harus kita hargai mereka, masukan mereka,” pungkasnya.

Baca Juga  Hadiri Halal Bihalal ASN Pemprov, Gubernur Laiskodat: Semua Agama Ajarkan Tentang Pengorbanan

Preside Jokowi juga menjelaskan mengenai target satu juta pengunjung yang datang ke Labuan Bajo mengingat pembenahan dan pengembangan fasilitas penunjang pariwisata di Labuan Bajo.

Dengan upaya pengembangan tersebut, pemerintah menargetkan minimal satu juta kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo. Presiden menyampaikan target tersebut akan ditingkatkan apabila perpanjangan landasan pacu atau runway Bandar Udara (Bandara) Komodo selesai dikerjakan.

“Target pertama Labuan Bajo ini harus minimal satu juta (wisatawan) karena memang airport-nya kapasitasnya seperti itu. Tapi kalau nanti runway-nya sudah diperpanjang, (pesawat) wide body bisa masuk, naik lagi ke 1,5 juta. Saya sudah sampaikan ke Menteri Pariwisata, Pak Sandiaga Uno,”ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menekankan bahwa pemeliharaan kawasan Labuan Bajo merupakan tanggung jawab bersama pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta pemerintah daerah baik gubernur maupun bupati.

Baca Juga  Kawasan Marina Labuan Bajo Resmi Beroperasi, Jokowi Pesan Warga Agar Ramah dan Singgung Sampah

“Jangan sampai sampah bertebaran di mana-mana. Hal kecil-kecil tapi itu hati-hati, itu akan dilihat oleh turis, oleh wisatawan nusantara. Dia kembali atau tidak, karena ini, salah satunya karena hal-hal seperti itu. Keramahan kita dalam melayani wisatawan itu juga sangat penting,”ujarnya. (**/APNTT/BOY)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Juri Festival Desa Binaan Bank NTT Didampingi Penjabat Bupati Lembata Kunjungi UMKM, Lepas Tukik dan Pantau Lahan TJPS

4 Agustus 2022 - 11:47 WITA

Ululoga yang Menantang, Anakoli Tenang Mendayung Asa Sebuah Catatan dari Festival Desa Binaan Bank NTT 2022

3 Agustus 2022 - 15:15 WITA

Cek Dam Ujung Kampung Wairasa, dari Kumuh Jadi Bersinar, Kini Panen PAD Karena Didukung Bank NTT

31 Juli 2022 - 17:56 WITA

Resmikan Perluasan Bandara Komodo, Presiden Jokowi Apresiasi Pariwisata Labuan Bajo

23 Juli 2022 - 22:53 WITA

Kawasan Marina Labuan Bajo Resmi Beroperasi, Jokowi Pesan Warga Agar Ramah dan Singgung Sampah

22 Juli 2022 - 09:03 WITA

Proteksi Maha Karya Wanita Lamaholot,  Bank NTT Fasilitasi HaKI

10 November 2021 - 05:31 WITA

Trending di EksotikNTT