Kupang (MEDIATOR)—Bagi para ibu muda yang baru memiliki anak, tentu merasa canggung ketika membawa anaknya ke luar rumah. Bukan apa-apa, mereka hanya merasa tidak enak untuk membawa anaknya, karena tidak mau direpotkan dengan mencari tempat khusus untuk menyusui bahkan sampai mengganti popok.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang, Penina Lauata menjelaskan, mereka sangat pekan terhadap kebutuhan vital ini sehingga ketika menghadirkan MPP, mereka sudah siapkan lokasi khusus itu.
“Lokasinya di satu ruangan tertutup. Ruangan khusus untuk laktasi, sehingga jangan cemas karena takut nanti tidak ada ruang,”tegasnya. Ruang itu masih satu lantai dengan seluruh loket perijinan sehingga jika dalam situasi mendadak, para ibu muda bisa memanfaatkannya.
Untuk diketahui, MPP setiap harinya selalu melayani ratusan warga. Kedatangan mereka kesnaa dengan berbagai alasan. Ada yang mengurus ijin baru dan juga yang memperpanjang ijin yang sudah hampir berakhir masa berlakunya.
Sintya Amaheka, seorang dosen pada salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Kupang, datang kesana untuk mengurus dokumen perijinan lembaga pendidikan baru yang akan didirikannya di kawasan Bello.
“Saya datang membawa anak saya yang nasih kecil. Semula saya ragu dimana akan mengganti popoknya, namun setelah ditanya ternyata ada ruang laktasi. Saya bersyukur karena petugas yang ramah mengarahkan saya ke ruang ini,”ujar Sintya yang bersuamikan seorang dokter muda ini. Mereka sedang membangun sebuah lembaga PAUD sehingga membutuhkan perijinan dari Pemkot Kupang.
“Ternyata urus ijin disini tidak lama,”ungkapnya kepada media ini, akhir pekan kemarin ketika dijumpai di Mall Pelayanan Publik Kota Kupang (BOY)












