Sekali lagi, Wali Kota Kupang Kembali Terima Penghargaan Nasional, kali ini Terbaik I TP2DD

Metro814 Dilihat

JAKARTA — Tepat seminggu berselang, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo kembali menerima penghargaan. Kali ini, Kota Kupang dinobatkan sebagai Kota Terbaik I dalam Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2026 untuk wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua (Nusampua).

Penghargaan tersebut diterima langsung Christian Widodo dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dirangkaikan dengan Rakornas TP2DD serta Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026, Kamis (24/9/2026), di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Pelaksanaan FEKDI x IFSE 2026 berlangsung pada 24–26 September 2026 di JICC. Bank Indonesia menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi lintas otoritas untuk mendorong inovasi sistem pembayaran dan pengembangan ekosistem ekonomi serta keuangan digital Indonesia.

Baca Juga  Warga Kota Tak Mampu Menipu Suara Hati, Dukungan KTP untuk JERIKO Tembus 84 Ribu

Capaian sebagai Terbaik I TP2DD wilayah Nusampua menambah deretan pengakuan terhadap upaya Pemerintah Kota Kupang dalam mempercepat transformasi digital di sektor pemerintahan, khususnya elektronifikasi transaksi dan pengelolaan keuangan daerah.

Dalam pelaksanaan P2DD 2026, Pemerintah Kota Kupang sebelumnya juga mengikuti rangkaian evaluasi dan pendampingan pengisian Championship TP2DD. BKAD Kota Kupang menyebut proses tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Digitalisasi pendapatan daerah menjadi salah satu bagian penting dalam transformasi tersebut. Pemerintah Kota Kupang terus memperluas penggunaan kanal pembayaran digital, termasuk QRIS, layanan perbankan digital dan kanal elektronik lainnya untuk mendukung pembayaran pajak daerah dan retribusi.

Selain itu, elektronisasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) diterapkan untuk mendorong proses belanja dan pengeluaran daerah secara non-tunai. Pemanfaatan Kartu Kredit Indonesia (KKI) juga menjadi bagian dari upaya memperluas digitalisasi transaksi pemerintah.

Baca Juga  Tokoh Dibalik Kemenangan Chris Widodo-Serena Francis: Isidorus Lilijawa Beber Strategi, Muda adalah Kekuatan (1)

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Pemerintah Kota Kupang, Bank Indonesia, Bank NTT, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta pelaku usaha dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem transaksi digital di daerah.

Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang yang telah bekerja menjaga pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi sekaligus mempercepat digitalisasi keuangan daerah.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang yang sudah berupaya dan bekerja secara baik untuk menjaga pertumbuhan ekonomi serta inflasi di Kota Kupang serta percepatan digitalisasi daerah dalam hal keuangan,” ujar Christian.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan OJK yang terus memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Kupang dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

“Terima kasih juga kepada BI dan OJK yang terus memberikan stimulasi kepada Pemkot Kupang dan seluruh masyarakat dalam pelaksanaan pertumbuhan ekonomi digital di Kota Kupang,” katanya.

Baca Juga  Pemuda Kota Kupang Diminta Manfaatkan Teknologi untuk Pengembangan Usaha

Penghargaan tersebut diserahkan dalam agenda nasional yang turut menghadirkan sejumlah pejabat dan pimpinan lembaga, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Dalam Negeri, Gubernur Bank Indonesia, serta pimpinan OJK.

Agenda nasional tersebut menempatkan digitalisasi daerah sebagai salah satu bagian penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan dan perekonomian. Dalam rangkaian FEKDI x IFSE 2026 juga terdapat sesi khusus mengenai penguatan inovasi digitalisasi sistem pembayaran pemerintah daerah untuk optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Bagi Pemerintah Kota Kupang, penghargaan ini menjadi catatan atas perjalanan transformasi digital yang terus dikembangkan, sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk memperluas pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik dan pengelolaan keuangan daerah. (*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan