Sambut Bulan Lingkungan Hidup, Sinode GMIT dan DPD GAMKI NTT Launching Program Tanam Air dan Pohon Umur Panjang

Nuansa NTT73 Dilihat

Oelamasi (MEDIATOR)— Dalam rangka menyambut Bulan Lingkungan Hidup, Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) bersama Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Provinsi Nusa Tenggara Timur meluncurkan program “Tanam Air dan Tanam Pohon Umur Panjang” di wilayah Klasis Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (2/11/2025) tersebut dihadiri oleh Ketua Sinode GMIT Pdt. Samuel Pandie, jajaran Majelis Sinode Harian, Bupati Kupang Yos Lede, Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo, Camat Amabi Oefeto Timur, Kapolsek Amabi Oefeto Timur, serta para tamu undangan lainnya.

Sekretaris Majelis Sinode GMIT, Pdt. Lay Abdi Karya Wenyi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DPD GAMKI NTT atas inisiatifnya dalam menggerakkan kegiatan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan tersebut.

Baca Juga  Kerja Cepat Dr Tian Liufeto Support Visi Ayo Bangun NTT: Gandeng Kadis Sulastri Hidupkan Konsep 3 L 

“Apresiasi dari Sinode GMIT kepada GAMKI NTT yang menginisiasi kegiatan ini di Klasis Amabi Oefeto Timur. Ini menjadi langkah awal yang perlu dicontohi oleh klasis-klasis lainnya, sebagai bagian dari sikap iman untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan,” ujarnya.

Pdt. Lay menegaskan bahwa dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pemanasan global, gereja dan jemaat memiliki tanggung jawab iman untuk merawat bumi sebagai ciptaan Tuhan.

“Hari ini kita diwajibkan untuk merawat bumi dan menjaganya, karena ini bagian dari tanggung jawab iman kita kepada Tuhan yang telah menciptakan alam semesta dan segala isinya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari kesepakatan bersama dengan Ketua Klasis Amabi Oefeto Timur untuk mengembangkan pembibitan 10.000 anakan pohon umur panjang yang akan ditanam di kebun klasis.

Baca Juga  Bupati Kupang Berdayakan Karang Taruna untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Alokasikan Ratusan Juta

“Ketika bertemu Ketua Klasis, beliau mempromosikan tanaman umur panjang, dan saya langsung tertarik. Kami pun sepakat menyiapkan pembibitan sepuluh ribu anakan pohon umur panjang untuk ditanam di kebun klasis,” ungkap Winston.

Ia menambahkan, menanam pohon umur panjang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.

“Menanam pohon umur panjang seperti asam, selain menjaga kelestarian air tanah, juga bernilai ekonomi. Kami sudah menyiapkan bibitnya, dan jemaat serta pendeta yang membutuhkan dapat mengambilnya di Kantor Klasis,” jelasnya.

Program “Tanam Air dan Tanam Pohon Umur Panjang” ini menjadi bentuk nyata sinergi antara gereja dan organisasi kepemudaan Kristen dalam menumbuhkan kesadaran ekologis, serta wujud komitmen iman terhadap kelestarian ciptaan Tuhan. (RLS/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan