Kupang ( MEDIATOR) – Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, membuka kegiatan sosialisasi Export Center Surabaya, Kebijakan Ekspor dan Informasi Peluang Pasar Ekspor dalam Mendorong Peningkatan Ekspor Nasional. Acara berlangsung di Sylvia Hotel Kupang, Kamis (15/12). Sosialisasi tersebut bertujuan membekali para pelaku usaha di NTT untuk mulai memperluas tujuan pasar produk lokal demi meningkatkan perekonomian NTT, terkhususnya Kota Kupang.
Saat itu George mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini merupakan momentum kepada para pelaku usaha Kota Kupang untuk melakukan ekspansi dalam pemasaran produk lokal mereka bersama dengan Export Center Surabaya.
“NTT sangat bergantung kepada industri pariwisatanya untuk menjual produk-produk lokal. Namun dengan bantuan Surabaya Export Center, produk-produk lokal kini bisa dipasarkan melewati perbatasan NTT dan bahkan keluar negeri,”tegasnya mencontohkan kelor yang sudah menjadi emas hijau Kota Kupang.
Hadir secara daring, mewakili Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Aksamil Khair yang menyebutkan bahwa Indonesia berencana untuk memajukan ekspor non-migas dalam meningkatkan perekonomiannya. Diutarakannya, beberapa komoditi ekspor terbesar dari NTT adalah rumput laut, makanan olahan, dan produk rumah tangga. Aksamil Khair berharap dengan kerja sama dari Export Center Surabaya dapat meningkatkan kapasitas ekspor di NTT.
Sementara Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Kupang, Djemy Lassa di kesempatan yang sama mengatakan bahwa acara ini adalah tanda bangkitnya ekonomi NTT. Dirinya percaya bahwa Kota Kupang bersama dengan para pelaku usahanya sudah memiliki pemahaman produk lokal yang mantap namun masih memerlukan sarana untuk bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Turut hadir Plt Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Yanuar Dally, Atase Perdagangan Canberra Australia, Haris Setiawan, dan para pelaku usaha binaan sebagai peserta kegiatan. (GEB/BOY)






