Wali Kota: Kantor Lurah Ujung Tombak Pelayanan Kemasyarakatan

Public Service561 Dilihat

KUPANG–Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menegaskan pembangunan dan pembenahan kantor lurah akan terus dilanjutkan. Menurutnya, kantor lurah merupakan ujung tombak pelayanan yang paling dekat dengan masyarakat sehingga harus representatif dan ramah disabilitas.

“Kantor lurah itu ujung tombak pelayanan masyarakat. Sarana prasarananya harus lengkap, gedungnya harus baik dan juga harus ramah disabilitas,” tegas walikota ketika membuka Event Budaya Kelurahan Naioni di Kantor Lurah Naioni, Jumat (7/8). Turut hadir Anggota DPRD Kota Kupang Christian S. Baitanu, Camat Alak, para Lurah se-Kecamatan Alak, Plt. Lurah Naioni, jajaran Dinas Pariwisata Kota Kupang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Naioni.

Sementara terkait pembangunan jalan lingkungan, Wali Kota memastikan program tersebut tetap berlanjut secara bertahap meski pemerintah daerah berada dalam kondisi efisiensi anggaran. Sejumlah ruas jalan, termasuk kawasan GOR dan Jalan Taebenu, telah diperbaiki.

“Memang tidak bisa dalam waktu sekejap 100 persen semua jalan gang di Kota Kupang bagus, tetapi kita bertahap. Di tengah efisiensi pun masih bisa kita kerjakan banyak hal,” ujarnya.

Festival budaya menurutnya menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga dan melestarikan budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Wali Kota mengapresiasi perangkat Kelurahan Naioni, panitia, dan masyarakat yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, festival budaya bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk merayakan identitas Kota Kupang yang dibangun dari keberagaman dan kolaborasi. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan