Kupang (MEDIATOR)—Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang memastikan bahwa dirinya siap menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Dialog Kebangsaan yang akan digelar pada 29 September 2023 nanti di Auditorium Undana Kupang. Kesediaan dari orang nomor satu di jajaran Korem 161/WS ini disampaikan ketika Ketua DPP Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Provinsi NTT, H. Fahmi H. Abdullahi bersama jajaran pengurus, bertemu dengan jenderal bintang satu ini di ruang kerjanya di Makorem, Senin (19/9). Ikut mendampingi, Kasi Pers Korem 161/WS Kupang, Kol (Inf) Yudiono, sedangkan Fahmi datang bersama Komandan Menwa Mahadana, Mayor Henry Dunant, serta ketua panitia pelaksana seminar, Stenly Boymau, dan Fernandes Jemy (sekretaris DPP), Anwar Arif (Bendahara), Suady Latief, Tonny Kalake, Jautan Benu, Zeth Octavianus.
“Ada satu hal yang tak bisa dihindari saat ini, yakni perubahan. Menwa harus bisa menyesuaikan diri dengan setiap perubahan yang ada, dan tugas kita bersama untuk menyerukan itu, bahwa semua masyarakat kita harus bisa menyesuaikan diri,”pesan Febriel saat itu. Dia menyambut baik digelarnya Dialog Kebangsaan yang akan dilangsungkan di Auditorium Undana Kupang itu. karena menurutnya, ini adalah kesempatan bagi TNI untuk menyampaikaan pesan-pesan kebangsaan kepada seluruh komponen anak bangsa, apalagi Indonesia sebentar lagi akan menyelenggarakan pesta demokrasi.

“Yah.. saya hadir ya dalam seminar ini,”tegasnya sembari berpesan kepada seluruh anggot Menwa dan IARMI untuk bersinergi dalam membangun bangsa. Dia juga mensupport ide ini, dan berharap agar kegiatan-kegiatan positif ini harus selalu ada untuk membangun kesadaran seluruh anak bangsa.
Sebelumnya dalam pertemuan itu, Fahmi Abdullahi menjelaskan bahwa ide ini berasal dari sebuah diskusi kecil saat ngopi para senior Menwa yang tersebar di tiga matra TNI, baik itu TNI AD, AL maupun AU di Kota Kupang belum lama ini. Sikap alumni Menwa NTT menurutnya, adalah tegak lurus dengan TNI, sehingga sebagai komponen pendukung utama bela negara, Menwa wajib hukumnya untuk selalu membangun komunikasi baik dengan TNI sebagai pembina organisasi.
“Dalam pertemuan itu muncul ide. Bahwa alumni Menwa harus bisa menginisiasi sebuah kegiatan yang nantinya di kegiatan itu, ada pesan mengenai pentingnya merawat Bhineka Tunggal Ika. Pesta politik sangat rawan dengan aneka isu, dan demi meminimalisir perpecahan diantara anak bangsa, maka dipandang perlu untuk dilaksanakannya dialog kebangsaan,”tegas mantan Ketua HIPMI NTT yang penuh dengan inovasi yang kini sukses dalam bisnis retail, real estate dan pertanian ini.

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Stenly Boymau saat itu menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan pada Jumat 29 September mendatang di Auditorium Undana Penfui. Akan hadir tiga narasumber masing-masing Danrem sebagai pembicara kunci, dan akan didampingi dua narasumber lainnya yakni Rektor Undana, Prof Max Sanam dan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. Seminar ini akan dihadiri oleh siswa/I SMA dan SMK, mahasiswa, guru, kepala sekolah, para dosen dan kalangan umum. Di moment tersebut juga, panitia akan mengumumkan juara Lomba Mading antar SMA/SMK di Kota Kupang, kerjasama IARMI dengan Bank NTT. (KJR)









