Kupang (MEDIATOR)—Karang Taruna Kota Kupang bekerjasama dengan PT PELINDO, Senin (14/8) petang menggelar sebuah dialog berkualitas yang dikemas dalam live podcast, mengusung thema “Sinergi Semua Pihak Demi Kota Kupang Peduli Berkeadilan dan Tangguh”. Hadir sebagai narasumber, Kapolresta Kupang Kota Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto, Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalda Taek, S.Pd., serta Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Aquinaldo Boymau, S.Pd. Dalam acara yang dipandu Annie Thoda selaku host dan diikuti puluhan kader dan disiarkan secara live serta diikuti ratusan Tribuners ini, mengurai tentang peran besar pemuda khususnya Karang Taruna dalam kamtibmas.

Foto: Karang Taruna Kota Kupang
Karang Taruna yang selama empat tahun terakhir bergerak di bawah komando Stenly Boymau itu terlibat aktif dalam sejumlah kegiatan pembangunan di Kota Kupang. Mantan Pemred Jawa Pos Group itu mengubah Karang Taruna menjadi organisasi yang punya marwah, dan kehadirannya memiliki manfaat bagi masyarakat Kota Kupang.
Stenly Boymau menegaskan, Karang Taruna awalnya merupakan organisasi yang mengalami mati suri. Namun empat tahun terakhir, Karang Taruna berhasil bangkit dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
“Hari ini, kita boleh menjadi saksi bahwa ada banyak Karang Taruna yang mulai bertumbuh,” ujar Stenly Boymau sembari menjelaskan, pergerakan Karang Taruna mulai terlihat dari banyaknya kegiatan berdampak positif, yang sudah dilakukan seperti iven-iven olahraga, lomba, dan tinju, seperti yang diselenggarakan oleh pengurus Karang Taruna Adi Sucipto Penfui dan Sikumana sebagai dua contoh dari sekian yang sudah berbuat.

Foto: Karang Taruna Kota Kupang
“Kita akui bahwa sebagai organisasi sosial, struktur organisasi terkadang menjadi kendala sehingga kami pun membentuk KOPASUS-nya Karang Taruna yang kami beri nama Brigade Lima atau Brigade Lintas Masyarakat. Mereka ini kader-kader yang jumlahnya tidak sampai 10 orang, namun selalu aktif dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan,”jelas Stenly lagi.
Salah satu aksi yang masih terkenang baik di dalam memori, adalah kontribusi nyata Karang Taruna saat penanganan pasca badai Seroja di Kota Kupang pada tahun 2021 silam. Saat itu, Karang Taruna bergerak ke sejumlah titik untuk memotong pohon-pohon besar di sejumlah jalan strategis di Kota Kupang.
“Ada kepercayaan yang diberikan oleh Bank NTT kepada Karang Taruna dalam rangka sinergi. Bank NTT meminjampakaikan kami 10 unit sensor, dan selama 14 hari kami keliling ke seluruh Kelurahan di Kota Kupang, dan kami mengeksekusi sekitar 480-an titik (pohon tumbang) secara cuma-cuma,”ungkapnya menambahkan, saat itu ada jasa sensor profesional yang menarik biaya Rp 800 ribu hingga sejuta untuk satu pohon tumbang.
Stenly menambahkan, sebagai organisasi pemuda yang adalah ‘anak kandung’ pemerintah, tahun ini Karang Taruna Kota Kupang mendapat dukungan dana dari pemerintah Kota Kupang sebesar Rp200 Juta.
Dana itu tidak untuk disalurkan kepada setiap pengurus Karang Taruna kelurahan, karena tebentur regulasi. Tapi dalam setiap pelaksanaan kegiatan Karang Taruna Kota Kupang, pastinya melibatkan pengurus di kelurahan.
“Buat apa dana sebesar itu? Hari ini kita mendesain beberapa kegiatan seperti pelatihan, rakor, temu kader karang taruna yang melibatkan seluruh kader di kelurahan, untuk menyamakan persepsi mau dibawa ke mana Karang Taruna Kota Kupang,” ungkap Stenly.

Foto: Karang Taruna Kota Kupang
Ia menegaskan, pelaksanaan kegiatan pelatihan Karang Taruna ke depan pastinya melibatkan para profesional di bidangnya masing-masing. Salah satunya melibatkan bagian keuangan, guna memberikan pelatihan cara membuat laporan keuangan. Hal ini untuk membentuk integritas kader Karang Taruna di bidang keuangan.
“Kita juga akan memberikan 10 alat las kepada teman-teman kader yang belum memiliki lapangan pekerjaan. Kita bekali mereka dengan ilmu, dan kita berikan alat las. Alat las ini milik Karang Taruna yang dipinjampakaikan kepada para kader,” jelasnya.
Dengan adanya sinergitas dan kolaborasi bersama Pemkot Kupang ini, Stenly berharap para kader Karang Taruna Kota Kupang dan Kelurahan bisa terlibat lebih aktif lagi dalam setiap kegiatan pembangunan di masyarakat. Stenly juga berterimakasih kepada PELINDO Kupang, di jaman Agus Nazar sebagai General Manager, Karang Taruna dijak berkolaborasi sehingga dilaksanakanlah Diskusi tersebut.
“Dialog ini terselenggara atas kerjasama dengan PELINDO dalam program TJSL mereka. Semoga kedepan kita kembali berjalan bersama,”tegas Stenly.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto mengajak pemuda-pemuda Karang Taruna Kota Kupang, untuk terlibat aktif dalam menjaga Kamtibmas di tengah masyarakat.
Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi, ada 4 masalah yang jadi faktor pemicu terjadinya gangguan Kambitimas di Kota Kupang.
Pertama adalah pelanggaran lalu lintas, kedua kebiasaan pesta sampai pagi yang memicu konflik, ketiga minum minuman keras, dan keempat kebiasaan masyarakat atau generasi muda melakukan balap liar. “Keempat aspek ini sering memicu terjadinya gangguan Kamtibmas,” ujarnya.
Karena itu, pemuda di Kota Kupang diharapkan bisa menjadi agen perubahan dengan cara merubah diri, serta menjauhi hal-hal yang bisa memicu terjadinya gangguan Kamtibmas di tengah masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang Theodora Ewalde Taek mengatakan, pemuda harus diberikan kesempatan untuk membangun Kota Kupang, karena pemuda memiliki banyak potensi.
Sebagai anggota DPRD Kota Kupang, Ewalde menegaskan, dirinya senantiasa memperjuangkan anggran untuk pemberdayaan pemuda lewat organisasi Karang Taruna.
Meski demikian, keterbatasan anggaran membuat pemerintah tidak bisa memberikan perhatian lebih terhadap pemberdayaan pemuda di Kota Kupang.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Kupang itu menyarankan pemerintah agar menggunakan dana CSR untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya pemuda Karang Taruna.
“Kita harapkan CSR-CSR ini harus digunakan untuk pemberdayaan masyarakat terutama pemuda. Karena jika (pemuda) tidak diperhatikan, maka angka pengangguran kita bertambah dan situasi lingkungan menjadi tidak nyaman. Karena itu, pemuda harus didukung dengan porsi anggran yang cukup,” tandasnya seperti dikutip KoranTimor.com. (IST/AMA/KJR)






