Dion D.B Putra: Media Sebagai Panggung Edukasi

Ekonomi43 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)– Pemimpin Redaksi Pos Kupang Dion D.B Putra, menyebut kalau film dokumenter berjudul “Matahari Dalam Tanah” merupakan karya putra-putri terbaik NTT di bidang perfilm-an yang dipersembahkan Tribun EO bersama PLN UPP Nusra 3, dan Pos Kupang. Melalui film dokumenter  ini, Pos Kupang sebagai media tertua di Provinsi NTT ingin mempersembahkan karya yang memberi pemahaman dan pencerahan kepada masyarakat tentang proyek energi baru terbarukan (EBT) geothermal.

“Di tengah rencana pebangunan PLTP di kampung halamannya, Mira seorang perempuan Atadei-Lembata dalam upaya memahami teknologi energi panas bumi. Sebuah film dokumenter fiksi reflektif yang mengikuti perjalanan Mira pulang ke kampung halamannya di tengah pembangunan. Di tengah keraguan masyarakat, Mira mencoba memahaminya,”demikian Dion di awal sambutannya saat launching film, Minggu (1/3/2026 malam di Asthon Hotel Kupang.

Mira lalu menuju Ulumbu, sebagai lokasi pertama pembangunan. Disana anak-anak bermain dengan leluasa, kehidupan berjalan normal. Masyarakat hidup berdampingan dengan proyek Geotermal, lalu di Mataloko dia menekukan ada keraguan dan sebagainya.

“Film yang disaksikan adalah ruang dengar bukan hanya untuk pemerintah, lebih-lebih suara warga, tokoh adat, petani dan anak-anak. Lewat narasi puitis sinematik, Mira mengajak kita mempertanyakan dapatkah teknologi dan kebudayaan berjalan berdampingan. Sebenarnya terang hadir bukan untuk membakar. Disitulah peran kami sebetulnya. Pos Kupang sebagai media, menjadi panggung untuk sekua agar bisa bersuara,”ungkap Dion lagi.

Harus diakui bahwa Geotermal membuat peta di masyarakat menjadi dua. Dan itu adalah sebuah dinamika, dan sebenarnya energi baru terbarukan adalah kebutuhan kita dan tidak bisa dihindari.

Baca Juga  Luar Biasa, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip, Indonesia MotoGP Mandalika 2023 Sukses Digelar

“Karena itu ijinkan saya berterimakasih kepada manajemen PT PLN yang memberi kepercayaan kepada Pos Kupang untuk menggarap film ini. Sebelumnya saya dan Mbak Iin ragu. Tapi PLN memberi kepercayaan yang luar bias sehingga ini menjadi spirit bagi kami, hingga akhirnya film ini bisa hadir,”ungkapnya sembari berterimakasih kepada PLN karena dari sinilah mereka belajar banyak sekali walau diakui, masih ada banyak kekurangannya.

Hadir malam itu Kabid Humas polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H.,  Senior Manager PLN UIP Nusa Tenggara, Bruli Victor Tarigan, Kasi Penkum Kejati NTT, Raka Putra Dharmana, Senior Manager Transmisi & Distribusi PLN UIW NTT, Suparje Wardiyono serta Manager PLN UPP Nusra 3, Agung Triwibowo. (boy)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan