Menu

Mode Gelap
Peneliti: Prabowo Telah Buktikan Kinerja dan Kesetiaan Pada Presiden Harusnya Di Bali, Ternyata B20 Chairwoman Beber Peran Besar Bobby Lianto Perjuangkan Labuan Bajo Pimpinan KPK Sangat Sedih, Harus Tangkap Hakim Agung PLN Miliki Holding Subholding, Strategi Jitu Sambut Masa Depan Kerja Keras KADIN NTT Terbukti, Walikota Darwin Setuju Kerjasama dengan Kota Kupang

Nuansa NTT · 6 Sep 2022 16:06 WITA ·

Sukseskan Pesparani Katolik, Bank NTT Sarankan UMKM Hadir di Arena Lomba


 SERAHKAN. Direktur kepatuhan, Christofel Adoe, didampingi direksi Bank NTT, menyerahkan secara simbolis bantuan Rp 400 juta untuk mendukung pelaksanaan Pesprani, yang diterima Ketua LP3KD NTT, Frans Salem, Selasa (6/9).  Foto: Humas Bank NTT Perbesar

SERAHKAN. Direktur kepatuhan, Christofel Adoe, didampingi direksi Bank NTT, menyerahkan secara simbolis bantuan Rp 400 juta untuk mendukung pelaksanaan Pesprani, yang diterima Ketua LP3KD NTT, Frans Salem, Selasa (6/9). Foto: Humas Bank NTT

Kupang (MEDIATOR)—Bank NTT ikut berperan mendukung suksesnya pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat Provinsi NTT dan Pesparani Katolik tingkat Nasional. Ini dibuktikan dengan diserahkannya dana sebesar Rp. 400 juta. Dan penyerahan dukungan ini berlangsung di ruang rapat direksi, lantai 2 kantor pusat Bank NTT, Selasa (6/9) pagi.

Dari pihak Bank NTT hadir para direksi yakni Direktur Utama, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Hilarius Minggu, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe, serta Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh.

Sementara dari Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) NTT, hadir Ketua LP3KD NTT, Frans Salem, didampingi pengurus lainnya seperti Sinun Petrus Manuk, Bertol Badar, dan pengurus lainnya.

Baca Juga  Hasil Audit, Kinerja Keuangan Bank NTT Wajar dalam Semua Hal

Saat itu penyelenggara melaporkan mengenai latar belakang, tujuan serta berbagai agenda yang akan dilaksanakan selama kegiatan berlangsung. Pesparani merupakan salah satu upaya yang dilakukan demi meningkapkan kualitas hidup umat beragama dan membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis.

“Salah satunya melalui festival seni budaya keagamaan. Di kalangan umat Islam ada MTQ, umat Kristiani ada Pesparawi, umat Hindu ada Utsawa Dharma Gita dan umat Katolik ada Pesprani,”demikian Frans Salem.

Pesparani NTT II sejatinya dilaksanakan pada tahun 2020 di Kota Kupang namun karena Pandemi COVID 19 sehingga ditunda sampai dua kali yakni tahun 2020 dan 2021 dan baru bisa dilaksanakan tahun ini.

Baca Juga  Gubernur Laiskodat: Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Mencintai Produk UMKM

Adapun agendanya, 04 September kedatangan peserta, dilanjutkan misa pembukaan, serta upacara pembukaan dan pada 5-6 September 2022 adalah pelaksanaan lomba, serta pada 7 September misa penutupan dan 8 September pemulangan peserta.

Dalam kesempatan itu Dirut Harry Alex Riwu Kaho mengharapkan agar kiranya partisipasi ini sedikit berkontribusi demi suksesnya kegiatan akbar tersebut. “Walau jumlahnya yang sedikit dan jauh dari yang dibutuhkan, namun besar harapan kami ini pun memberi arti bagi suksesnya kegiatan Pesparani.”tegas Alex, sapaan karibnya.

Masih pada moment yang sama, mantan Direktur Dana yang sukses melahirkan banyak program spektakuler ini mengharapkan agar kedepan dalam kegiatan yang sama, panitia dapat berkoordinasi dengan Bank NTT. Dengan kekuatan sinergitas dan kolaborasi yang baik, maka kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan bertumbuh.

Baca Juga  Senandung Cinta VBL: Jalan Provinsi Nyaris Tembus 1.000 Km, Tahun Depan Panen Garam 150.000 Ton

“Kita punya UMKM binaan sehingga kedepan kami siap berkolaborasi, dan kalau bisa UMKM ini pun hadir di arena perlombaan Pesparani. Nah ini tidak saja dalam pelaksanaan lomba tingkat provinsi melainkan tingkat nasional, sehingga tidak ada lagi UMKM dari luar,”tegas Alex  menambahkan, Bank NTT terus bertumbuh dan sedang berproses menuju Bank Devisa. Diakui bahwa ada banyak dinamika yang terjadi, namun Bank NTT pun punya visi dan semangat yang sama, yakni tidak saja menjadi pelopor penggerak ekonomi masyarakat melainkan juga sebagai agent of development. (**/BOY)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Hengky Lianto Siap Pimpin PSMTI NTT Periode Kedua, Usung Netralitas, Panitia Buka Ruang Bagi Semua Calon

23 September 2022 - 19:40 WITA

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Gelar Musprov,  Usung Spirit Jadi Berkat Bagi NTT

23 September 2022 - 19:28 WITA

Bour, Desa Binaan Bank NTT yang Jadi Inspirator Keberhasilan TJPS di Lembata

19 September 2022 - 23:46 WITA

“Not GLORY Without Suffering”

2 September 2022 - 11:31 WITA

Gelorakan Semangat Kolaborasi, Gubernur VBL Jelajah Daratan Timor, Kumpul Semua Bupati

9 Agustus 2022 - 11:41 WITA

KOMPPAS Flores  Bertemu Gubernur VBL dan Wagub, Ada Agenda Penting yang Dibahas

5 Agustus 2022 - 01:07 WITA

Trending di Nuansa NTT