Nama saya Bonnie. Dan inilah kisah hidup saya.
Saya ingat, ingin mati sejak saya berusia delapan tahun. Nyatanya, tidak pada titik mana pun dalam seluruh hidup saya hingga lebih dari setahun yang lalu, di mana saya mengalami bagaimana rasanya benar-benar ingin hidup.
Meskipun saya mencintai Tuhan sebagai gadis kecil, hampir semua orang di seluruh keluarga saya telah berjuang melawan kecanduan narkoba dan gangguan mental yang parah. Saya percaya saya mengalami yang terburuk dari semuanya.
Hampir dua tahun yang lalu, Tuhan memakai seorang pria bernama Reid yang telah tinggal di penjara Texas selama saya masih hidup, untuk menyinari saya. Pria ini hanya tahu tentang saya melalui bibi saya yang terus-menerus berbicara dengannya tentang saya dan tidak pernah bertemu saya. Dan saya bahkan tidak akan memikirkannya hari ini, jika bukan karena keajaiban …
Suatu malam, saya overdosis sangat parah, sehingga saya merasa akan mati. Jantung saya berdebar kencang, dan saya mulai pingsan. Tiba-tiba, saya dapat mendengar sekelompok orang yang belum pernah saya temui, berdoa untuk saya, dan dapat merasakan mereka meletakkan tangan pada saya.
Saya segera sadar, dan jantung saya kembali berdegup normal, dan saya bisa bernafas lagi.
Keesokan paginya, tiba-tiba, saya merasa ingin menelepon bibi saya di Texas, yang sudah lama tidak saya hubungi. Untuk beberapa alasan aneh, saya merasa perlu bertanya padanya tentang paman Reid, suaminya yang di penjara. Saya pasti TIDAK akan memberitahunya tentang insiden malam sebelumnya, karena saya tidak ingin dia mengetahuinya. Tapi… hal pertama yang keluar dari mulut saya adalah memberitahunya tentang semua yang saya alami malam itu.
Setelah saya memberi tahu dia, dia menjawab, “Bonnie, tahukah kamu bahwa kemarin, Reid dan semua teman doanya di penjara mengangkat bersama kamu kepada Tuhan.”
Saya mulai menangis. Segera menjadi jelas bagi saya siapa orang-orang ini yang telah menjadi perantara atas nama saya malam itu, saya menjadi orang asing bagi mereka.
Saat itulah saya teringat sesuatu yang pernah saya dengar dari Bibi saya katakan tentang Reid jauh sebelumnya. Dia mengatakan kepada saya suatu hari, “Bonnie, Reid mungkin berada di balik jeruji besi, tapi dia benar-benar pria yang BEBAS.”
Saya ingat bertanya pada diri sendiri, “BAGAIMANA pria ini BEBAS ketika dia berada di balik jeruji besi selama saya masih hidup ?” (Saat itu sekitar 33 tahun). “Dan MENGAPA saya telah berada di dunia BEBAS sepanjang hidup saya, tetapi telah menghabiskan seluruh hidup saya di belakang JERUJI?”
Pertanyaan ini membuat saya mulai berpikir.
Beberapa bulan kemudian saya melihat diri saya sendiri di cermin. Tetapi alih-alih melihat cerminan tubuh “Bonnie”, saya bisa melihat pantulan DALAM hidup dari “Bonnie”. Saya TIDAK bisa melewati cermin di rumah tanpa melihat diri saya apa adanya. Dan saya ingin memukul dan menghancurkan semua cermin! Saya berseru kepada Tuhan sambil membenci diri saya sendiri. “Ya Tuhan! Apa ITU penampilan saya?”
Pada saat itu, sebuah pikiran muncul di benak saya. Pada saat itu, saya bahkan tidak menyadari bahwa sebenarnya Tuhan yang membawa hal ini kepada saya. Saya ingat menulis deskripsi pribadi yang palsu dalam surat lamaran kerja yang telah saya tulis beberapa waktu sebelumnya, ketika saya mengkonsumsi amfetamin sangat tinggi. Deskripsi mengenai diri sendiri itu saya beri judul “Go-getter”.
Saya berbicara kepada Tuhan, dan berkata, “Tuhan! Ingat mengenai deskripsi yang saya tulis beberapa waktu lalu? Gadis yang saya gambarkan mengenai diri saya di surat lamaran kerja itu adalah : lebih mempedulikan orang lain daripada dirinya sendiri, termotivasi, terinspirasi, kreatif, menyenangkan berada di sekitar, dan seorang pemimpin. Dan dia adalah seorang GO-GETTER. Sedangkan kenyataannya SAYA TIDAK seperti gadis itu, Tuhan. Dan siapa yang TIDAK AKAN mempekerjakan orang seperti dia? Dia akan menjadi aset bagi perusahaan mana pun. Tuhan, bisakah Engkau membuat saya menjadi seperti DIA? Apa itu mungkin?”
Tidak lama setelah itu, saya masih memiliki cukup banyak masalah yang “mendesak”. Saya telah tersiksa oleh penjara kecanduan narkoba selama bertahun-tahun. Saya telah hidup sebagai tahanan di dalam pikiran saya sendiri selama bertahun-tahun, tidak peduli BERAPA banyak rehabilitasi yang saya jalani atau berapa lama saya tetap “kering”, “penjara” itu selalu ada.
Yah… akhirnya, saya mulai tenggelam ke tingkat baru keputusasaan yang lebih rendah dan lengkap. Jadi saya membuat permohonan yang penuh keputusasaan kepada Tuhan dalam kamar saya sendiri. Saya mengatakan kepada-Nya bahwa jika saya harus mendapatkan yang jelek, untuk menjadi jauh lebih buruk, saya akan bunuh diri. Dan kali ini, saya akan berhasil. Saya tidak bisa hidup seperti itu lagi. Saya berteriak kepada Tuhan, “TIDAK ADA rehabilitasi yang cukup kuat untuk saya dan TIDAK ada rehabilitasi yang cukup lama! Saya TIDAK mau kembali! ” Saya bahkan melangkah lebih jauh dengan memberikan ultimatum kepada Tuhan. Ini terjadi pada hari Selasa. Saya berkata pada Tuhan. “Engkau punya waktu sampai hari Jumat untuk membebaskan saya dan memberitahu apa tujuan saya di muka bumi ini. Jika tidak, saya akan keluar dari hidup saya, dan Engkau TIDAK bisa menahan saya keinginan saya lagi!”
Segera, saya mengambil lompatan iman yang besar dan berseru kepada Tuhan dengan sangat putus asa. “Jika Engkau mengatakan bahwa Firman-Mu tidak berdusta, dan bahwa Engkau mati untuk segala kelemahan saya, maka yang harus saya lakukan hanyalah memberi tahu Engkau bahwa saya tidak menginginkannya lagi! Coba tebak? Saya tidak menginginkan narkoba lagi! Wajah saya bercucuran air mata, saya menyerahkan kecanduan saya kepada-Nya dalam roh dan MENGIZINKAN Dia melepaskannya dari saya. Saya tahu saat itu juga bahwa ‘penjara’ hidup saya telah dihancurkan!
(Matius 11:28) – “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
Tapi saya masih punya masalah lain yaitu: gangguan “mental”. Yang benar adalah bahwa saya telah sangat menderita oleh roh-roh jahat, sehingga TIDAK ADA pil anti-psikotik dalam seluruh sejarah pengobatan yang pernah ditemukan yang dapat menyembuhkan saya. Saya ingat hal itu menjadi sangat buruk, saya berubah dari sakit yang disebut “bi-polar” menjadi “kepribadian ambang”, kemudian menjadi “skizofrenia”, dan menjadi “kepribadian ganda”.
Saya telah mencapai tingkat keparahan di mana saya dapat berbicara dengan ‘satu roh’. Saya bertanya kepada mereka siapa namanya, dan mereka menjawab, “Bonnie, apakah kamu tidak mengingat aku sama sekali? Aku adalah “ini dan itu”, aku berbicara dengan kamu selama tiga jam penuh hanya beberapa hari yang lalu. Kamu tidak ingat?”
Kebenaran itu menakutkan. TIDAK, saya TIDAK ingat. Seolah-olah “Bonnie” tidak hadir sama sekali. Saya bahkan berpikir bahwa mungkin saya telah menghujat Roh Kudus karena saya benar-benar akan lari ketika mendengar lagu pujian dan musik penyembahan diputar di mana saja. Itu akan membuat saya ngeri. Bahkan, saya ingat suatu hari saya berkata, “Orang-orang Kristen itu gila! Aku benci mereka semua!”
Saya bahkan menolak untuk meninggalkan rumah lagi, karena saya tahu ada yang tidak beres dengan diriku. Saya tahu pasti bahwa jika berada di sekitar siapa pun untuk waktu yang lama, mereka akan mengetahuinya. Ini adalah saat saya membuat permohonan lain kepada Tuhan. “Apa yang harus saya lakukan, Tuhan? Singkirkan keinginan bunuh diri dan depresi ini dari diri saya!”
Dan inilah yang Dia perintahkan untuk saya lakukan : “Pujilah Aku! Karena iblis TIDAK bisa bertahan di hadapan puji-pujian kepada Tuhan!” Tapi itu bukan hanya sekedar “memuji Tuhan”, saya harus memuji Tuhan selama hampir dua HARI penuh! Tepat ketika saya mulai merasakan beban saya terangkat, saya akan mulai menangis, dan tenggelam lagi.
(Mazmur 22:4) – “Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.”
Saya memberi tahu ibu saya, “Saya tidak akan berhasil!” Dia berkata kepada saya, “Lakukan SATU malam lagi, dan Tuhan akan mengangkat beban itu dari hidupmu di pagi hari.”
Saya menangis sampai tertidur, tetapi saya memilih untuk mempercayai ibu saya, bahwa dia telah mendengar suara Tuhan. Dan keesokan paginya ketika saya bangun, lagu pertama yang saya nyanyikan adalah lagu “Our God” oleh Chris Tomlin. Ini adalah lagu yang paling tidak ingin saya dengarkan. Tetapi ketika saya memilih dan menyanyikan bait pertama, semangat bunuh diri dan depresi benar-benar lenyap.
TUHAN KAMI (Chris Tomlin)
Air Engkau berubah menjadi anggur
Membuka mata orang buta
Tak ada seorang pun seperti Engkau
Tak ada yang seperti Engkau
Ke dalam kegelapan, Engkau bersinar
Dari debu kita bangkit
Tidak ada yang seperti Engkau
Tidak ada yang seperti Engkau
Tuhan kita lebih besar, Tuhan kita lebih kuat
Tuhan Engkau lebih tinggi dari yang lain
Tuhan kita penyembuh, luar biasa kekuatanNya
Tuhan kami, Tuhan kami
Dan jika Tuhan kita adalah untuk kita, siapa yang bisa menghentikan kita?
Dan jika Tuhan kita bersama kita, siapa yang bisa melawan kita?
Saya tahu bahwa keinginan itu telah pergi, karena saya dapat mendengar pikiran saya SENDIRI, dan saya dapat mendengar TUHAN. Dan saya TAHU, bahwa saya akan baik-baik saja. Saya TAHU pada saat itu bahwa saya tidak akan bangun lagi dengan pikiran untuk bunuh diri, depresi, pikiran untuk membunuh, atau hal semacam itu! TUHAN ADALAH LUAR BIASA!
Saya berkata kepada Tuhan, “TIDAK ADA cara untuk membalasMU, Tuhan. Tapi saya ingin mencoba! Apa yang bisa saya lakukan untuk Egkau?” Dan TUHAN mulai berbicara kepada saya – berbicara kepada saya selama tiga hari! Apa yang Tuhan sudah ambil dari hidup saya, diganti dengan sesuatu yang lebih baik!
Semua rantai yang mengikat hidup saya begitu lama telah hancur! Dan pintu penjara terbuka, dan saya dibebaskan! PUJI TUHAN! Dan tahukah Anda? SAYA MENYUKAI kebebasan! Itulah yang dilakukan PENYELAMAT saya, TUHAN YESUS untuk saya! Dan Dia BISA dan AKAN melakukannya untuk ANDA jika Anda MENGIZINKAN TUHAN YESUS menjadi SATU-SATUNYA yang berkuasa dalam hidup Anda!
Semoga wajah Tuhan bersinar atas kegelapan apa pun dalam hidup Anda, dan semoga Dia mengungkapkan diri-Nya dengan cara yang agung dan perkasa kepada Anda – ketika Anda mulai mencari-Nya dengan SEPENUH hati! DIA layak, dan begitu juga ANDA, karena TUHAN YESUS BERKATA BEGITU!
(1 Tawarikh 16:11,12) – “Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya”
Dengan cinta,
Saudarimu di dalam Kristus,
Bonnie
* * * *
(Ini adalah sebuah kisah nyata yang disaksikan oleh Bonnie, seorang hamba Tuhan di US. Narasi kesaksian ini diperoleh Mediatorkupang.com dari sumber lain. Kiranya memberkati)






