Seluruh Kecamatan Ada Wakil di 10 Besar Terbaik Lomba Kelurahan Bersih Kota Kupang

Metro811 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)--Tak disangka, ternyata enam kecamatan di Kota Kupang memiliki wakil dalam 10 besar lomba kelurahan terbersih 2025.

Penegasan ini datang dari juri lomba kelurahan terbersih tahun 2025, Prof Gusti Made Ngurah Budiana, S.Si., M.Si kepada media ini di Kupang, beberapa saat lalu.

“Hampir semua kecamatan ada wakilnya. Ini hasil penilaiannya sudah objektif sehingga hampir semua kelurahan ada wakilnya. Ini sesuatu yg bagus. Tanpa diseting, hampir semua kecamatan masuk 10 besar,”tegas Prof Gusti menambahkan, walau masuk 10 besar namun belum tentu kelurahan itu meraih nominasi sebagai juara. “Malah bisa saja dalam satu kecamatan itu tidak masuk dalam list enam juara. Nanti akan objektif kita liat. Tapi bisa juga satu kecamatan menangi dua juara. Kita realistis dengan fakta di lapangan. Kalau mereka bagus ya katakan bagus dan harus diakui,”ungkapnya lagi.

Baca Juga  Jemaat GMIT Imanuel Oepura Miliki Gedung Baru, Telah Melayani Sejak Jaman Belanda

Sebelumnya diinformasikan, dewan juri lomba kebersihan antar kelurahan di Kota Kupang, Prof Dr. I Gusti Made Ngurah Budiana, S.Si., M.Si mengakui ada hal positif setelah dihadirkannya road map tata kelola sampah di Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan tingginya tingkat partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Pernyataan guru besar Undana ini sangat beralasan, pasalnya sudah sebulan terakhir dia bersama Prof Apris Adu dan lima orang juri lainnya sedang melakukan penilaian pada kompetisi lomba kebersihan tingkat kelurahan di Kota Kupang. Dan, dalam kegiatan ini, setiap hari dari pagi hingga siang, bahkan beberapa saat hingga petang, mereka melakukan roadshow ke titik-titik penilaian.

Baca Juga  Danrem 161/WS: Menwa Sebagai Laboratorium Calon Pemimpin Bangsa

Disana mereka menemukan fakta-fakta baru tentang tata kelola lingkungan yang dimotori oleh baik itu pemerintah maupun masyarakat.

Prof Gusti menegaskan “Kalau kita lihat secara umum bahwa sudah ada partisipasi dari masyarakat dan kesadaran masyarakat sudah meningkat. Kita bisa melihat beberapa kelurahan sudah memiliki inisiatif, memiliki jadwal kerja bhakti rutin, sudah bisa kelola CSR. Ada kelurahan yang membangun TPS sendiri, tempat pemilahan sampah sendiri, tempat pengomposan sendiri.”

Road map tata kelola sampah Kota Kupang merupakan wujud komitmen Walikota dr Christian Widodo sebagai upaya memperkuat peran masyarakat dan pemerintah kelurahan dalam menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan lestari. (Stenly Boymau)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan