Jakarta (MEDIATOR)–Budisatrio Djiwandono didukung penuh oleh seluruh pengurus provinsi Karang Taruna se-Indonesia untuk menjadi ketua umum Karang Taruna periode 2025-2030.
Dari Jakarta, malam tadi, Ketua Karang Taruna Provinsi NTT, Wildrian Ronald Otta yang mengikuti pertemuan itu membenarkan. Bahwa kesepakatan ini disampaikan dalam pertemuan antara pengurus Karang Taruna dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di kantor Kementerian Sosial RI, Sabtu (19/7).

Foto: ist
Andre, demikian Kepala DPMPTSP Kota Kupang ini menyampaikan, dia bersama para pengurus provinsi lainnya diterima oleh Gus Ipul dalam suasana penuh akrab.
Bahkan menurutnya, usai menerima aspirasi mereka, Mensos menuturkan bahwa dalam waktu dekat Karang Taruna segera menyelenggarakan Temu Karya Nasional (TKN).
“Inilah kedewasaan Karang Taruna, mengedepankan musyawarah mufakat dalam menentukan masa depan Karang Taruna,” kata Gus Ipul saat itu menambahkan kegiatan tersebut akan menjadi forum evaluasi dan penyusunan program, serta membentuk kepengurusan yang baru. Dia pun membenarkan bahwa dalam setiap organisasi tentu tak luput dari berbagai dinamika namun akan elok jika dicarikan solusi melalui spirit kebersamaan.
“Saat itu disampaikan Bapak Menteri, saat ini Kemensos sedang merevisi Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 25 Tahun 2019 tentang Karang Taruna dan tengah melakukan sosialisasi draf revisi,”tegas Andre menambahkan dalam Permensos itu menurut Gus Ipul hal-hal baik akan dipertahankan dan Kemensos akan memperbaiki yang kurang.
Para perwakilan pengurus Karang Taruna berharap program-program organisasi ke depan dapat bersinergi dengan Kemensos dan kementerian lainnya. Dalam kaitan ini, Gus Ipul mengatakan telah berdiskusi dengan para pengurus Karang Taruna agar ke depan terwujud langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.

Foto: dok
Di antaranya lewat berbagai aktivitas Karang Taruna di desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi dan pusat. Menurut Gus Ipul, Karang Taruna telah memiliki banyak peran dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.
Bahkan Gus Ipul ingin agar kedepan organisasi perlu mempertajam program-program serta langkah-langkah.
“Agar nantinya sesuai dengan misinya Bapak Presiden Prabowo,” kata Gus Ipul yang juga berterima kasih kepada Karang Taruna yang sudah berkomitmen mengiringi program pemerintah lewat pemberdayaan pemuda di tingkat desa yang fokus dan peduli pada lingkungan dan bencana. Ia juga mendorong hadirnya pengusaha muda.
Sementara Budisatrio Djiwandono saat bertemu para pengurus Karang Taruna, berterimakasih untuk kepercayaannya. Dikatakan, awalnya dia kaget kaget, namun dia sangat bangga dengan kepercayaan itu.
“Terimakasih untuk kepercayaannya. Awalnya saya kaget. Prinsipnya ini panggilan jiwa untuk berbuat kebaikan, jadi saya terima dengan tujuan utama untuk berbuat baik dan bersama dengan Presiden Prabowo mewujudkan kesejahteraan sosial melalui wadah Karang Taruna yang infrastrukturnya tersebar sampai ke desa dan kelurahan,”demikian Mas Budi.
Full Support dari NTT
Sementara Andre Otta, kepada media menegaskan bahwa Karang Taruna Provinsi NTT akan berada pada barisan utama.
“Kita berada pada barisan terdepan dalam mendukung Mas Budi Djiwandono untuk menjadi Ketum PNKT 5 tahun ke depan. Tidak ada sosok yang lebih pas selain Mas Budi untuk PNKT,”ujar Andre yang kini dipercaya walikota Kupang menjadi sekretaris Satgas Kebersihan Kota Kupang ini.
Dikatakan, mereka diundang untuk menghadiri sosialisasi perubahan Permensos 25 tahun 2019.
“Kami sangat senang karena Karang Taruna sepenuhnya kembali ke rumah besar Kementerian Sosial,”pungkas mantan lurah Naikoten II peraih penghargaan dari Kemendagri sebagai juara inovator pelayanan terbaik ini. (RLS/NET/***/BOY)






