Kupang (MEDIATOR)—Setiap partai memiliki strategi untuk menyaring bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang potensial. Dan Partai Gerindra, benar-benar menyaring Bacaleg yang potensial untuk selanjutnya ditetapkan sebagai Caleg yang akan diusung pada Pemilu Legislatif tahun 2024 mendatang. Pihak yang berperan penting dalam tahapan ini adalah kolaborasi antara pengurus DPD dan Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Gerindra, mereka terjun ke daerah-daerah seturut Dapil yang ada, kemudian bertemu dengan para Bacaleg.
Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT, Gabriel Abdi Kesuma Beri Bina, dalam sambutannya ketika menggelar fit and proper test bagi Bacaleg Dapil 1 (Kota Kupang), di sekretariat DPD Partai Gerindra NTT, Selasa (31/1) pagi atas nama pengurus DPD, yakni Esthon Foenay sebagai ketua dan dia yang sebentar lagi akan purna tugas sebagai sekretaris, menyampaikan selamat datang kepada para Bacaleg. Gabriel pun menegaskan mengenai wawancara yang merupakan tahapan yang dihadirkan oleh Partai Gerindra.
“Ini adalah tahapan-tahapan yang dihadirkan oleh Partai Gerindra. Kami tidak pernah berniat untuk dalam tahapan ini, ada yang tereliminasi karena kuotanya sangat terbatas sehingga dengan keterbatasan kuota inilah kami menyusun formasi sebaik mungkin,”tegas vokalis cerdas DPRD NTT dari Fraksi Gerindra ini.
Dia mengajak seluruh Bacaleg untuk mencontohi sikap negarawan Prabowo Subianto, yang tetap membangun bangsa seusai Pilpres kali lalu. “Pak Prabowo selalu menegaskan itu, bahwa berada dalam kekuasaan atau tidak, kita tetap bertanggungjwab membangun bangsa, menjaga keutuhan NKRI,”tegas Gabriel lagi. Menurutnya, sudah dua minggu proses seleksi wawancara ini berjalan, dan kemarin adalah hari terakhir.

Foto: Ist
Sementara hal yang sama ditegaskan oleh Ketua Bappilu, Mario Vieira. Menurutnya, berkeliling NTT dan menjaring potensi terbaik anak bangsa adalah tanggungjawab lembaga yang dipimpinnya. Dan, Selasa kemarin adalah giliran Dapil 1 yang meliputi Kota Kupang. Tak hanya itu, ada beberapa Bacaleg dari daerah lain yang karena beberapa kendala teknis, baru bisa diwawancarai kemarin.
“NTT harus dibangun berbasis Flobamorata, yakni menjunjung tinggi keberagaman. Itulah yang menjadi dasar sehingga beberapa tahapan kami gelar termasuk hari ini, saya lebih menyebutnya, sharing informasi, semacam diskusi ringan-lah dengan teman-teman,”tegasnya. Pemilu kali lalu, Gerindra NTT kehilangan dua kursi di DPRD NTT yakni dari Dapil Kota Kupang dan TTS, dan karena itu, sudah menjadi tanggungjawab bersama seluruh kader Gerindra untuk memenangkannya kembali. Dan kepada Bacaleg yang akan diwawancarai, dia berpesan agar selalu menjaga serta menjunjung tinggi ideologi bangsa, membangun bangsa khususnya Flobamorata dalam rumah besar Partai Gerindra. (stenly boymau)






